Desapedia

Kota Panton Labu Sudah Siap Menjadi Daerah Otonom Baru

Perwakilan dari Komite Pembentukan Daerah Otonom Baru Kota Panton Labu, Provinsi Aceh mendatangi Komite I DPD RI. (Dok)

Jakarta, desapedia.id – Sekitar puluhan orang perwakilan dari Komite Pembentukan Daerah Otonom Baru Kota Panton Labu, Provinsi Aceh mendatangi Komite I DPD RI pada Selasa (23/07). Kehadiran mereka diterima oleh Wakil Ketua Komite I DPD RI yang juga berasal dari daerah pemilihan Provinsi Aceh, Fachrul Razi.

Hendra Nurdin, Ketua Komite Pembentukan Daerah Otonom Baru Kota Panton Labu dalam keterangannya kepada Desapedia.id, mengatakan bahwa kehadirannya di gedung DPD RI ini ingin menyampaikan kepada Komite I DPD RI agar aspirasi dari 5 kecamatan ini direspon dan dipelajari sehingga menjadi skala prioritas saat pemerintah mencabut moratorium pemekaran daerah, dan membentuk Peraturan Pemerintah tentang Desain Besar Penataan Daerah.

Menurut Hendra, proposal Kota Panton Labu sebagai kota baru pemekaran dari Kabupaten Aceh Utara sudah lengkap dan sesuai referensi dari UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Kami juga sudah registrasi ke Kemendagri dan dinyatakan lengkap. Surat pengantar dari Gubernur juga kami bawa dan akan kami serahkan kepada Komite I DPD RI,” ujar Hendra.

Hendra menambahkan, Panton Labu mempunyai wilayah yang cukup luas, kemudian Basis kota Panton Labu adalah kota perdagangan dan jasa.

“Ada 4 kecamatan di Kabupaten Aceh Timur yang menggantung hidup berbagai barang dan jasa dari Panton Labu. Kami juga sampai batas di Kota Lhoksukon merupakan potensi bisnis,” ungkapnya.

Hendra meyakini Kota Panton Labu akan menjadi prioritas pemekaran daerah otonom baru di Provinsi Aceh.

“Saya optimis Kota Panton Labu setelah menjadi DOB akan berkembang pesat. Karena ini adalah kota dagang terbesar di Aceh Utara. Setiap hari pedagang bakso dari Aceh Timur dan Lhoksukon belanja keperluan dagangnya di Pontan Labu. Semua aktivitas perbankan juga ada di Pontan Labu,” tegas Hendra.¬†(Red)

Redaksi Desapedia