30.3 C
Jakarta
Kamis, 1 Oktober 2020
Beranda Nasional Kisruh Data BLT Dana Desa Terjadi Karena Perangkat Sistem...

Kisruh Data BLT Dana Desa Terjadi Karena Perangkat Sistem Pendukung Belum Stabil

Rekomendasi

Lainnya

    Apresiasi Kenaikan Dana Desa 2021, Ketua Umum Apdesi Minta Pemdes Perhatikan Keinginan Masyarakat

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar telah menyampaikan bahwa alokasi...

    Presiden Jokowi Terima Laporan Perkembangan PKTD, BLT DD dan Fokus Dana Desa 2021, Ini Rinciannya

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengikuti Rapat Terbatas di...

    Catat Pak Kades, Ini Indikator Kerberhasilan Penggunaan Dana Desa 2021

    Jakarta, desapedia.id – Pada Senin (22/9) lalu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar...

    Jakarta, desapedia.id – Data sejatinya merupakan basis pengambilan kebijakan. Pelaksanaan kebijakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang kini sedang berjalan untuk memperkuat ketahanan ekonomi warga desa penuh sengkarut dan kebingungan para aparatur pemerintah desa.

    Board of Director Pusat Informasi dan Telaah Regional (Pattiro) Rohidin Sudarno menyoroti kekisruhan data yang terjadi dalam menopang pelaksanaan BLT Dana Desa. Kepada desapedia.id, Roi sapaan akrabnya, mengatakan bukan hanya soal data dan masalah lemahnya koordinasi antar kementerian/lembaga di pusat, tetapi juga perangkat sistem pendukung yang belum stabil menjadi penyebab adanya persoalan data dalam pelaksanaan BLT Dana Desa.

    Rohidin menilai semenjak Basis Data Terpadu (BDT) pindah pengelolaannya dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) ke Kementerian Sosial (Kemensos), updating atau pemutakhiran data tidak tertangani dengan baik. kondisi ini, lanjut Roi, diperparah dengan pemutakhiran data kini dilakukan secara mandiri oleh Dinas Sosial (Dinsos) di pemerintah daerah.

    “Persoalan data kesejahteraan sosial selalu bermasalah semenjak dipindahkan ke Direktorat Fakir Miskin Kemensos. Semoga persoalan data ini juga bisa clear ya. Pemicu kekisruhan data jelas ada di pusat, daerah menjadi terdampak”, tegasnya.

    Rohidin menuturkan, jika inginkan ada pembenahan maka lakukan pendataan sejenis melalui pemutakhiran atau updating.

    “Data BLT sumbernya adalah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos yang sebelumnya menggunaka data Basis Data Terpadu (BDT). Kami sudah memprediksi sejak awal akan terjadi persoalan dibasis data seperti yang terjadi saat ini. Begini, ibaratnya masalah ini dimulai dari ukuran cangkir (Kuota BLT), isi cangkir (BLT–nya), dan teko pengisi cangkir (Kebijakan dan Arah BLT). Bagaimana mulai membereskannya? Yaitu paralel. Ukuran cangkir disesuaikan. Tekonya harus merujuk ke teko yang dipakai sebelumnya, dan pengisian air isi cangkir harus disertai menu dan petunjuknya”, ungkap Rohidin. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    282,724
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Catat Pak Kades, Ini Indikator Kerberhasilan Penggunaan Dana Desa...

    Jakarta, desapedia.id – Pada Senin (22/9) lalu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar...

    Prioritas Dana Desa 2021 untuk Pencapaian SDGs Desa

    Jakarta, desapedia.id – Berbeda dari tahun-tahun sebelum, terbitnya Permendesa PDTT No 13/2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa 2021 menegaskan dana desa tahun anggaran 2021...

    SDGs Desa Bakal Jadikan Desa Sebagai Role Model Pembangunan...

    Gorontalo, desapedia.id - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Menteri yakin suatu saat...

    Dana Desa Kini Diatur di UU 2/2020, Akhmad Muqowam:...

    Jakarta, desapedia.id – Ketua Panitia Khusus (Pansus) UU Desa yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPD RI, Akhmad Muqowam kembali menyoroti pencabutan Dana...

    Dana Desa 2021 Naik Jadi Rp 72 Triliun, Permendes...

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyampaikan, alokasi Dana Desa tahun 2021 sebesar Rp72 triliun...

    Berita Terkait