33.9 C
Jakarta
Jumat, 15 Mei 2020
Beranda Nasional Ketum Papdesi: BLT Dana Desa untuk Warga yang Terdampak...

Ketum Papdesi: BLT Dana Desa untuk Warga yang Terdampak Covid–19, Tidak Harus Warga Miskin

Rekomendasi

Lainnya

    Menteri Desa Pastikan Data Calon Penerima BLT Dana Desa Diverifikasi dalam Musyawarah Desa Khusus

    Jakarta, desapedia.id – Melalui rapat yang digelar lewat video konferensi dengan Komisi VIII DPR RI, Menteri Desa Pembangunan Daerah...

    Dapat Bantuan dari Bank Dunia, Kemendes PDTT Luncurkan Aplikasi Desa Melawan COVID–19 dan eHDW

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) meluncurkan dua aplikasi seluler yang bermanfaat untuk...

    Baru 80 Kabupaten/Kota yang Sudah Mencairkan, Mendes Minta Kepala Daerah Percepat Sinkronisasi Data Untuk Penyaluran BLT Dana Desa

    Jakarta, desapedia.id – Sedikitnya 80 kabupaten dan kota yang tersebar diseluruh Indonesia sudah mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang...

    Semarang, desapedia.id – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa yang bersumber dari Dana Desa masih saja direpotkan dengan berbagai permasalahan data siapa sesungguhnya yang layak menjadi penerima BLT Dana Desa.

    Ketua Umum DPP Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI), Hj. Wargiyati, SE mengakui hal itu.

    Menurutnya, saat ini saja pihaknya masih menunggu data yang dari Pemerintah Provinsi untuk disinkronisasi dengan data yang diperoleh oleh Relawan Desa.

    “Kalau data yang dari Kemensos yaitu DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) sudah meskipun datanya tidak sesuai”, ujar Wargiyati.

    Problem lainnya, Wargiyati menambahkan, Papdesi menyesalkan kasus yang terjadi di Kabupaten Semarang, yaitu Dinas Sosial Pemkab Semarang malah tidak minta data dari desa untuk disinkronisasi.

    “Papdesi sempat melakukan klarifikasi soal ini kepada Menteri Sosial”, ujarnya.

    Wargiyati yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Ngrapah, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang ini mengatakan, seharusnya desa lah yang mengajukan data karena BLT Desa ini bukan warga miskin dengan banyak kriteria sebagaimana diatur dalam berbagai aturan yang ada, melainkan yang terdampak.

    “BLT dana desa untuk warga yang terdampak Covid–19, tidak harus warga miskin. Yang terdampak itu adalah buruh pabrik yang di rumahkan, pedagang yang sudah tidak bisa dagang lagi, misalnya yang berjualan di sekolah atau kampus karena sekolahnya diliburkan, pemudik yang pulang kampung karena sudah tidak bekerja lagi atau bahkan usahanya tutup. Artinya kan tidak harus warga miskin”, tegasnya. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    16,006
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Catatan Tadarus Anggaran #4 Seknas FITRA: BLT Dana Desa,...

    Jakarta, desapedia.id – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, menjadi program pemerintah yang saat ini paling banyak di diskusikan oleh...

    Baru 80 Kabupaten/Kota yang Sudah Mencairkan, Mendes Minta Kepala...

    Jakarta, desapedia.id – Sedikitnya 80 kabupaten dan kota yang tersebar diseluruh Indonesia sudah mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berasal dari dana desa. Hal itu...

    Menteri Desa Pastikan Data Calon Penerima BLT Dana Desa...

    Jakarta, desapedia.id – Melalui rapat yang digelar lewat video konferensi dengan Komisi VIII DPR RI, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim...

    Ketum Apdesi Minta Data Penerima Bantuan dari Kemensos Diputuskan...

    Jakarta, desapedia.id – setelah hampir sebulan berjalan, kebijakan Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk desa-desa masih saja menyisakan masalah terutama di kalangan...

    Kisruh Data BLT Dana Desa Terjadi Karena Perangkat Sistem...

    Jakarta, desapedia.id – Data sejatinya merupakan basis pengambilan kebijakan. Pelaksanaan kebijakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang kini sedang berjalan untuk memperkuat ketahanan...

    Berita Terkait