Beranda Desa Ketum Apdesi Sesalkan Bentrok Massa 2 Desa Saat Lebaran

Ketum Apdesi Sesalkan Bentrok Massa 2 Desa Saat Lebaran

Rekomendasi

Lainnya

    Pengajar STPMD Yogyakarta: Jika Terjadi Penurunan Partisipasi Masyarakat Desa di Pilkada, Berarti Ada yang Salah dalam Demokrasi

    Jakarta, desapedia.id – Keputusan untuk tetap menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 ditengah pandemi Covid–19 pada awalnya menimbulkan perdebatan dikalangan masyarakat....

    Terima Audiensi PT Schneider Electric Indonesia, Wamendes PDTT Bahas Aliran Listrik Indonesia Timur

    Jakarta, desapedia.id – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi menerima audiensi PT...

    Talkshow Kades Iwan TV Desa 1 Desember 2020 Bahas Kendala Penyusunan APBDes 2021, Ini Link Live Streaming dan Deretan Para Narasumber

    Jakarta, desapedia.id – Program acara talkshow Kajian Desa bareng Iwan atau Kades Iwan yang tayang di TV Desa setiap...

    Buton, desapedia.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (DPP Apdesi), Sindawa Tarang, menyesalkan terjadinya bentrokan antara warga Desa Gunung Jaya dengan Desa Sampuabalo di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Rabu (5/6/2019).

    “Bentrokan seperti ini harusnya dapat dihindarkan. Jika ada persoalan baiknya diselesaikan dengan jalan musyawarah,” kata Sindawa Tarang kepada Desapedia.id, Jum’at (7/6/2019).

    Apalagi, tambah Sindawa, keributan tersebut terjadi di Hari Raya Idul Fitri. “Amat sangat tidak pantas. Hari dimana harusnya bisa menjadi momen mempererat tali silaturahmi, bukan saling bertikai,” ujarnya.

    Karena itu dia menyerukan agar semua pihak yang bertikai untuk menghentikan perselisihan yang telah merugikan banyak pihak. “Warga Desa Gunung Jaya dan Desa Sampuabalo diharapkan bisa saling memaafkan satu sama lain,” tutur Sindawa.

    Sebelumnya diberitakan puluhan rumah warga Desa Gunung Jaya dibakar sekelompok pemuda dari desa tetangganya, Desa Sampuabalo.

    Pembakaran rumah warga ini terjadi diduga adanya kesalahpahaman antar kelompok pemuda dua desa.

    Sebagaimana dikutip dari kompas.com, setidaknya 87 rumah warga Desa Gunung Jaya yang hangus dibakar.

    Pembakaran tersebut mengakibatkan 700 warga mengungsi. Mereka terpaksa mengungsi di Desa Laburunci, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. (Red)

    Belangganan Newsletter

    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    543,975
    Kasus Positif
    Updated on 2 December 2020 - 16:15 WIB 16:15 WIB

    Indeks Berita

    Rakernas Apdesi Desak Mendagri Revisi Aturan Pilkades

    Jakarta, desapedia.id – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (DPP Apdesi) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada...

    Talkshow Kades Iwan TV Desa 1 Desember 2020 Bahas...

    Jakarta, desapedia.id – Program acara talkshow Kajian Desa bareng Iwan atau Kades Iwan yang tayang di TV Desa setiap Selasa pukul 18.30 WIB akan...

    Pemdes Burangkeng Gandeng Pengurus Masjid dan Mushola Sosialisasi Pencegahan...

    Bekasi, desapedia.id - Pemerintah Desa Burangkeng melakukan pertemuan dengan pengurus masjid dan mushola di Aula Kantor Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jum'at (27/11/2020).Sekretaris...

    25 Pasutri Sidang Itsbat Nikah Gratis di Desa Tamansari

    Bekasi, desapedia.id - Sebanyak 25 pasangan suami istri mengikuti program pelayanan sidang itsbat nikah di Kantor Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat,...

    BUMDes ini Punya 10 Unit Usaha, Sumbang Pendapatan Desa...

    Malang, desapedia.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Sejahtera Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang saat ini telah resmi memiliki 10 unit usaha, diantaranya...

    Berita Terkait