26.9 C
Jakarta
Jumat, 15 Oktober 2021
BerandaDesaKetum Apdesi Sesalkan Bentrok Massa 2 Desa Saat Lebaran

Ketum Apdesi Sesalkan Bentrok Massa 2 Desa Saat Lebaran

Rekomendasi

Lainnya

    Buton, desapedia.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (DPP Apdesi), Sindawa Tarang, menyesalkan terjadinya bentrokan antara warga Desa Gunung Jaya dengan Desa Sampuabalo di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Rabu (5/6/2019).

    “Bentrokan seperti ini harusnya dapat dihindarkan. Jika ada persoalan baiknya diselesaikan dengan jalan musyawarah,” kata Sindawa Tarang kepada Desapedia.id, Jum’at (7/6/2019).

    Apalagi, tambah Sindawa, keributan tersebut terjadi di Hari Raya Idul Fitri. “Amat sangat tidak pantas. Hari dimana harusnya bisa menjadi momen mempererat tali silaturahmi, bukan saling bertikai,” ujarnya.

    Karena itu dia menyerukan agar semua pihak yang bertikai untuk menghentikan perselisihan yang telah merugikan banyak pihak. “Warga Desa Gunung Jaya dan Desa Sampuabalo diharapkan bisa saling memaafkan satu sama lain,” tutur Sindawa.

    Sebelumnya diberitakan puluhan rumah warga Desa Gunung Jaya dibakar sekelompok pemuda dari desa tetangganya, Desa Sampuabalo.

    Pembakaran rumah warga ini terjadi diduga adanya kesalahpahaman antar kelompok pemuda dua desa.

    Sebagaimana dikutip dari kompas.com, setidaknya 87 rumah warga Desa Gunung Jaya yang hangus dibakar.

    Pembakaran tersebut mengakibatkan 700 warga mengungsi. Mereka terpaksa mengungsi di Desa Laburunci, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    4,232,099
    Kasus Positif
    Updated on 15 October 2021 - 02:12 WIB 02:12 WIB

    Indeks Berita

    Hipnosis, Mengubah Paradigma Kehamilan dan Persalinan yang Sulit dan...

    Desapedia.id - Proses kehamilan dan persalinan bukanlah hal yang sulit, sakit dan menakutkan. Untuk menyamakan persepsi tersebut, Rimata Training...

    Berita Terkait