30 C
Jakarta
Sabtu, 12 Juni 2021
Beranda Desa Ketum Apdesi Angkat Bicara soal Polemik Kades Munirwan

Ketum Apdesi Angkat Bicara soal Polemik Kades Munirwan

Rekomendasi

Lainnya

    Masa Jabatan Kades Dikembalikan 8–10 Tahun Tanpa Batasan Periodisasi, Ini Usulan Lengkap Papdesi Soal Revisi UU Desa

    Jakarta, desapedia.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa seluruh Indonesia (DPP Papdesi), Hj. Wargiyati memberikan...

    10 Salah Kaprah Pelaksanaan UU Desa Menurut Dr Sutoro Eko Yunanto

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komite I DPD RI bersama Pakar Desa dengan Agenda Penyempurnaan...

    Jalan-jalan Dapat Hadiah? Yuk, Ikutan Lomba Foto Desa Wisata

    Jakarta, desapedia.id - alan-jalan alias piknik terus dapat hadiah? Pasti mau, dong! Nah, ikuti lomba foto desa wisata yang...

    Jakarta, desapedia.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (DPP Apdesi), Sindawa Tarang, ikut prihatin dengan kasus yang menimpa Munirwan, Geuchik (Kepala Desa) Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, Aceh.

    Menurut Sindawa, pihak- pihak terkait harus mengkaji kembali permasalahan Kades Munirwan tersebut.

    “Di sini (permasalahan Munirwan) yang keliru itu Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh. Kalau persoalan hanya karena belum bersertifikat, mestinya dia mengambil langkah cepat. Jangan hanya karena faktor ego, orang yang melakukan inovasi-inovasi seperti yang kita harapkan bersama, malah justru [Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh] mengambil jalan pintas seperti itu. Jelas ini mematikan inovasi dan kreatifitas dari teman-teman (kades),” kata Sindawa kepada Desapedia.id, di Jakarta, Senin (29/7/2019).

    Dengan inovasi yang dilakukan Munirwan, lanjut Sindawa, seharusnya Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh merasa bangga, bukan justru sebaliknya. “Kami sangat prihatin atas kejadian seperti ini,” ungkapnya. “Mungkin bukan lagi zamannya aturan yang kadang-kadang menghambat,” sambungnya.

    Dia juga menegaskan, Apdesi siap memberikan advokasi terhadap Munirwan. “Jika diperlukan kami akan menyurati Kapolri, yang nanti ditembuskan ke Polda setempat,” ucapnya.

    Sebagai informasi, Polda Aceh menahan Munirwan setelah ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (23/7/2019).

    Kabar terakhir, Jum’at (26/07/2019, Polda Aceh mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap Munirwan, yang diajukan Kualisi NGO HAM.

    Permasalahan Munirwan terkait dugaan tindak pidana memproduksi dan mengedarkan (memperdagangkan) secara komersil benih padi jenis IF8 yang belum dilepas varietasnya dan belum disertifikasi (berlabel).

    Kasus itu diadukan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh. Selama ini Munirwan sudah berhasil mengembangkan padi jenis IF8 di daerahnya dengan hasil melimpah setiap kali panen.

    Bahkan, dengan inovasinya Desa Meunasah Rayeuk terpilih menjadi juara II Nasional Inovasi Desa yang penghargaannya diserahkan langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI, Eko Putro Sandjojo.

    Karena keberhasilan itu, permintaan masyarakat terhadap bibit tersebut menjadi banyak.

    Sehingga Desa Meunasah Rayeuk membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai wadah dalam melakukan jual beli bibit tersebut.

    Namun tiba-tiba Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh melaporkan  Munirwan dengan delik aduan telah mengomersilkan benih padi jenis IF8 yang belum berlabel. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    1,901,490
    Kasus Positif
    Updated on 12 June 2021 - 18:44 WIB 18:44 WIB

    Indeks Berita

    Banyak Perangkat Desa Diberhentikan Semena–Mena oleh Kades, DPN PPDI...

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual...

    Tanggapi Komite I DPD RI, Kades Panggungharjo: Semangat Merevisi...

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar secara virtual Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran pengurus nasional asosiasi...

    Pemdes Cikarageman Dibantu Babinsa Bergotong Royong Bangun Kantor BPD

    Bekasi, desapedia.id - Pemerintah Desa Cikarageman dibantu Babinsa Koramil 06/Setu bergotong royong membangun kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cikarageman, di Desa Cikarageman, Kecamatan Setu,...

    BUMDes di Klaten Ini Sukses Bekerjasama dengan Kalangan Industri

    Klaten, desapedia.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kemudo Makmur di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah cukup menyita perhatian publik lantaran...

    Cegah Penyebaran DBD, Warga Perum GMM di Desa Lubangbuaya...

    Bekasi, desapedia.id - Warga di Perum Graha Mustika Media (GMM), Desa Lubangbuaya, Kecamatan Setu, bergotong royong membersihkan selokan dan melakukan fogging atau pengasapan, Sabtu...

    Berita Terkait