29.5 C
Jakarta
Jumat, 16 April 2021
Beranda Daerah Ketua MPR RI Resmikan Desa Wisata Pancasila di Aceh...

Ketua MPR RI Resmikan Desa Wisata Pancasila di Aceh Tenggara

Rekomendasi

Lainnya

    Gubernur NTB: SDGs Desa Sangat Luar Biasa

    Mataram, desapedia.id – Dalam sosialisasi Permendesa No.13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa 2021 dan Konsultasi Publik RPP...

    Perbup Tidak Mengacu pada PP Nomor 11 Tahun 2019, Apdesi Kabupaten Aceh Utara Laporkan Bupati ke Ombudsman

    Banda Aceh, desapedia.id – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Aceh Utara melaporkan Bupati Aceh Utara kepada Ombudsman...

    Aceh Tenggara Siapkan Lokasi Lumbung Pangan Presiden Jokowi

    Jakarta, desapedia.id – Kabupaten Aceh Tenggara yang terletak diantara pegunungan dan lembah Bukit Barisan selama ini terkenal subur dan...

    Denpasar, desapedia.id – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Staff Khusus Ketua MPR RI Andi Sinulingga, meresmikan Desa Wisata Pancasila di Desa Ketambe, Kutacane, Aceh Tenggara. Desa wisata ini dibangun dari swadaya pemuda desa dengan dibantu beberapa pihak. Sebelumnya, desa ini hanyalah hutan semak belukar tak terawat, banyak pohon-pohon tumbang karena terjadi longsor tebing-tebing sungai.

    “Lokasi Desa Wisata Pancasila yang berada di kawasan hutan Leuser sebagai paru-paru dunia, semakin memberikan nilai tambah. Saya berharap segenap elemen masyarakat dengan sepenuh hati turut berpartisipasi membangun desa wisata ini, tidak hanya demi peningkatan kesejahteraan, melainkan juga demi kelestarian lingkungan dan kawasan,” ujar Bamsoet saat meresmikan Desa Wisata Pancasila secara virtual dari Bali, Rabu (28/10).

    Hadir dalam acara peresmian Desa Wisata Pancasila tersebut Ketua DPRD Kabupaten Aceh Tenggara Denny Febrian Roza, Forkopimda, Ketua Konservasi Pengelola Leuser Ketambe Misuardi serta Kepala Desa Bala Lutu Adbandi dan Ketua Pemuda Suhardi dan tokoh masyarakat Desa Balai Lutu Sahudin.

    Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, seiring upaya pengembangan potensi desa, maka mau tidak mau desa akan menjadi kawasan terbuka bagi masuknya berbagai pengaruh dunia luar. Termasuk di dalamnya globalisasi dan kemajuan teknologi. Untuk itu, nilai-nilai kearifan lokal harus tetap dijaga dan dilindungi, agar tidak tergeser oleh laju roda zaman.

    “Kita tentunya tidak menginginkan pengembangan potensi desa menjadi pintu masuk atas lunturnya kearifan lokal, tergerusnya semangat kegotongroyongan, dan terkikisnya wawasan kebangsaan, karakter, dan jati diri ke-Indonesiaan,” jelas Bamsoet, panggilan akrabnya.

    Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menerangkan, di samping tetap menjalankan peran sebagai ‘lumbung pangan’ nasional, desa juga telah tumbuh menjadi sentra perekonomian baru dalam skala kecil dan menengah (UMKM). Dengan sedikit sentuhan teknologi dan peningkatan kompetensi serta kapasitas sumber daya manusia, pemerintah juga sedang menggalakkan program pengembangan potensi desa menjadi Dewa (desa wisata agro), Dewi (desa wisata industri), dan Dedi (desa digital).

    “Melalui potensi sumberdaya yang dimiliki, didukung peluang pengembangan sektor pertanian dan industri kecil dan menengah yang masih terbuka lebar, saya optimis bahwa para petani dan pelaku UMKM milenial di desa bisa memberikan konstribusi besar dalam mendorong bangkitnya perekonomian nasional, khususnya pasca pandemi Covid-19,” terangnya.

    Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini meyakini akan semakin banyak desa yang berkembang menjadi sentra pertumbuhan ekonomi dan teknologi. Masa depan Indonesia, bukan lagi berada di perkotaan, melainkan berada di pedesaan.

    “Slogan ‘bekerja di desa, rezeki kota, bisnisnya mendunia’, akan menjadi magnet yang menarik minat generasi muda untuk kembali ke desa. Membangun daerahnya dan mengoptimalkan berbagai peluang yang ada,” pungkas Bamsoet. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    1,594,722
    Kasus Positif
    Updated on 16 April 2021 - 20:13 WIB 20:13 WIB

    Indeks Berita

    Meski Zona Hijau, Pelaksanaan Salat Tarawih di Setu Tetap...

    Bekasi, desapedia.id - Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat masuk ke dalam daftar daerah berstatus zona hijau Covid-19. Meski...

    Koramil 06/Setu Canangkan Desa Tamansari Sebagai Kampung Pancasila

    Bekasi, desapedia.id - Kodam Jaya meluncurkan program Jayakarta Benteng Pancasila secara virtual di Makodam Jaya, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2021). Kegiatan ini diikuti secara virtual oleh...

    Jelang Pilkades dan Pemilihan RT Serentak, Bupati Malinau Gelar...

    Malinau, desapedia.id – Bupati Malinau, Dr. Topan Amrullah menggelar pertemuan dalam bentuk coffee morning pada Sabtu (3/4) lalu di Coffee Tubu, Kabupaten Malinau, Kalimantan...

    Ketua Komite I DPD RI Turun Langsung Validasi Dokumen,...

    Medan, desapedia.id - Tahapan akhir Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Panton Labu, Provinsi Aceh sudah final masuk dalam Prioritas Nasional sebagai Daerah Otonomi...

    Didampingi Anggota DPD RI, Pendamping Desa Asal Papua Barat...

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar pada Senin (29/3) lalu menerima kedatangan sejumlah perwakilan pendamping desa dari...

    Berita Terkait