Desapedia

Ketua DPR: Masyarakat Harus Berperan Aktif Mengawasi Hutan Desa

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Ist)

Jakarta, desapedia.id – Kepolisian Daerah Riau telah menangkap 19 pembalak liar di Segamai-Serapung, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau. Dari penangkapan ini, polisi telah menyita 52,8 ton kayu jenis meranti, tiga gergaji mesin, dua perahu, dan beberapa alat transportasi kayu lainnya.

Yang sangat memprihatinkan, pembalakan liar ini terjadi di Hutan Desa, yang seharusnya dikelola oleh lembaga desa untuk kesejahteraan masyarakat desa.

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo turut prihatin dan memberikan pernyataan politiknya terkait dengan tertangkapnya sembilan belas pembalak liar di Hutan Desa tersebut.

Dalam rilis yang diterima oleh desapedia.id, Jum’at (12/10/2018), Ketua DPR yang akrab disapa Mas Bamsoet ini mendorong Komisi IV DPR meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Satgas Karhutla untuk meningkatkan pengawasan terhadap kawasan perhutanan, baik melalui darat, laut, dan udara. Dirinya juga mendorong Komisi III DPR meminta Polri dan Satgas Karhutla untuk mengusut dan menindak tegas pelaku pembalakan liar.

Kader muda Partai Golkar ini juga mendorong Komisi III DPR meminta Lembaga Peradilan untuk segera mengeksekusi kasus pembalakan maupun pembakaran hutan dan lahan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, guna memberikan efek jera bagi pelaku pembalak dan pembakaran hutan dan lahan.

“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif mengawasi hutan desa dengan melaporkan kepada aparat berwenang apabila menemukan tindakan pembalakan liar dan kerusakan hutan desa,” tegas Bamsoet. (Red)

Redaksi Desapedia