27.3 C
Jakarta
Kamis, 2 Juli 2020
Beranda Nasional Ketua DPR: Masyarakat Harus Berperan Aktif Mengawasi Hutan Desa

Ketua DPR: Masyarakat Harus Berperan Aktif Mengawasi Hutan Desa

Rekomendasi

Lainnya

    Dana Desa Tetap Ada, Tahun 2021 Dianggarkan Rp 72 Triliun  

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjawab keraguan berbagai pihak perihal masa depan...

    Akhmad Muqowam Sesalkan UU No. 2/2020 Mencabut Dana Desa

    Jakarta, desapedia.id – Pada pasal 28 angka 8 UU Nomor 2/2020 berbunyi: Pada saat Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang ini...

    Raker dengan KPU dan Bawaslu, Komite I DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 2020

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) kembali menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan KPU...

    Jakarta, desapedia.id – Kepolisian Daerah Riau telah menangkap 19 pembalak liar di Segamai-Serapung, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau. Dari penangkapan ini, polisi telah menyita 52,8 ton kayu jenis meranti, tiga gergaji mesin, dua perahu, dan beberapa alat transportasi kayu lainnya.

    Yang sangat memprihatinkan, pembalakan liar ini terjadi di Hutan Desa, yang seharusnya dikelola oleh lembaga desa untuk kesejahteraan masyarakat desa.

    Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo turut prihatin dan memberikan pernyataan politiknya terkait dengan tertangkapnya sembilan belas pembalak liar di Hutan Desa tersebut.

    Dalam rilis yang diterima oleh desapedia.id, Jum’at (12/10/2018), Ketua DPR yang akrab disapa Mas Bamsoet ini mendorong Komisi IV DPR meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Satgas Karhutla untuk meningkatkan pengawasan terhadap kawasan perhutanan, baik melalui darat, laut, dan udara. Dirinya juga mendorong Komisi III DPR meminta Polri dan Satgas Karhutla untuk mengusut dan menindak tegas pelaku pembalakan liar.

    Kader muda Partai Golkar ini juga mendorong Komisi III DPR meminta Lembaga Peradilan untuk segera mengeksekusi kasus pembalakan maupun pembakaran hutan dan lahan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, guna memberikan efek jera bagi pelaku pembalak dan pembakaran hutan dan lahan.

    “Saya menghimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif mengawasi hutan desa dengan melaporkan kepada aparat berwenang apabila menemukan tindakan pembalakan liar dan kerusakan hutan desa,” tegas Bamsoet. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    57,770
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Aturan Dana Desa di UU No. 2/2020 Digugat ke...

    Jakarta, desapedia.id – Pasal 28 angka 8 dalam UU Nomor 2 tahun 2020 tentang Penetapan Perpu No. 1/2020 tentang...

    Jika Dana Desa Tidak Dilanjutkan, Pemerintah Harus Jelaskan Kembali...

    Jakarta, desapedia.id – Dalam pemberitaan sebelumnya di desapedia.id, Akademisi dari STHI Jentera, Nur Solikhin mengatakan bahwa pemerintah harus memberikan batasan waktu yang jelas berkaitan...

    Ketum Apdesi: Siapapun yang Berniat Menghilangkan Dana Desa dari...

    Jakarta, desapedia.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Apdesi Dr. H. Sindawa Tarang turut menanggapi pasal 28 angka 8 pada UU nomor 2...

    UU No. 2/2020 Menyatakan Dana Desa Tidak Berlaku Sepanjang...

    Jakarta, desapedia.id – Keberadaan UU nomor 2/2020 telah memunculkan polemik terkait pelaksanaan Dana Desa yang merupakan amanat terpenting dari UU nomor 6/2014 tentang Desa. Pengajar...

    Akhmad Muqowam Sesalkan UU No. 2/2020 Mencabut Dana Desa

    Jakarta, desapedia.id – Pada pasal 28 angka 8 UU Nomor 2/2020 berbunyi: Pada saat Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang ini mulai berlaku maka Pasal 72...

    Berita Terkait