30 C
Jakarta
Sabtu, 12 Juni 2021
Beranda Desa Ketua Apdesi Bengkulu Komentari Pernyataan Jokowi Soal Dana Desa...

Ketua Apdesi Bengkulu Komentari Pernyataan Jokowi Soal Dana Desa Saat Debat Capres

Rekomendasi

Lainnya

    Masa Jabatan Kades Dikembalikan 8–10 Tahun Tanpa Batasan Periodisasi, Ini Usulan Lengkap Papdesi Soal Revisi UU Desa

    Jakarta, desapedia.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa seluruh Indonesia (DPP Papdesi), Hj. Wargiyati memberikan...

    10 Salah Kaprah Pelaksanaan UU Desa Menurut Dr Sutoro Eko Yunanto

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komite I DPD RI bersama Pakar Desa dengan Agenda Penyempurnaan...

    Jalan-jalan Dapat Hadiah? Yuk, Ikutan Lomba Foto Desa Wisata

    Jakarta, desapedia.id - alan-jalan alias piknik terus dapat hadiah? Pasti mau, dong! Nah, ikuti lomba foto desa wisata yang...

    Jakarta, desapedia.id – Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam Debat Capres Kedua 2019, Minggu (17/2/2019) malam, menyebutkan bahwa dalam tiga tahun terakhir ini pemerintah sudah menggelontorkan Dana Desa sebesar Rp187 triliun yang bersumber dari APBN.

    Dari dana tersebut, telah dibangun 191.000 kilometer jalan desa yang telah menjadi jalan produksi dan sangat bermanfaat bagi para petani. Selain itu, Jokowi menambahkan, dari Dana Desa juga telah terbangun 58.000 unit irigasi.

    Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Provinsi Bengkulu, Juniaheri menanggapi pemaparan Jokowi tersebut. Menurutnya, desa-desa di Provinsi Bengkulu telah merasakan manfaat dari Dana Desa selama 4 tahun terakhir ini.

    “Penggunaan Dana Desa untuk pembangunan infrastruktur sudah cukup. Tahun ini dan tahun-tahun berikutnya Dana Desa harus diprioritaskan untuk pengembangan sektor ekonomi masyarakat, khususnya pengembangan ekonomi hilir,” ujar Juniaheri saat dihubungi desapedia.id, di Jakarta, Senin (18/2/2019)

    Dia menambahkan, dalam konteks di Bengkulu, perlu di ketahui bahwa harga komoditi karet saat ini sudah sangat rendah.

    “Kami Apdesi Bengkulu meminta komoditi karet ini dikembangkan dan dikelola di desa-desa, kemudian upayakan juga akses pasarnya. Bukan hanya karet saja ya, ada sawit juga. Kalau infrastruktur skala desa itu sudah cukuplah,” ujarnya.

    Juniaheri berharap dari kontestasi Pilpres 2019 ini melahirkan presiden atau pemimpin nasional yang peduli terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

    “Kami lihat soal ini, sekarang belum skala prioritas. Artinya, siapapun presiden yang terpilih harus memperhatikan peningkatan ekonomi masyarakat, termasuk peningkatan penghasilan para kepala desa, BPD (Badan Permusyawaratan Desa) dan perangkat desa,” tutup Juniaheri (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    1,901,490
    Kasus Positif
    Updated on 12 June 2021 - 18:44 WIB 18:44 WIB

    Indeks Berita

    Banyak Perangkat Desa Diberhentikan Semena–Mena oleh Kades, DPN PPDI...

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual...

    Tanggapi Komite I DPD RI, Kades Panggungharjo: Semangat Merevisi...

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar secara virtual Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran pengurus nasional asosiasi...

    Pemdes Cikarageman Dibantu Babinsa Bergotong Royong Bangun Kantor BPD

    Bekasi, desapedia.id - Pemerintah Desa Cikarageman dibantu Babinsa Koramil 06/Setu bergotong royong membangun kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cikarageman, di Desa Cikarageman, Kecamatan Setu,...

    BUMDes di Klaten Ini Sukses Bekerjasama dengan Kalangan Industri

    Klaten, desapedia.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kemudo Makmur di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah cukup menyita perhatian publik lantaran...

    Cegah Penyebaran DBD, Warga Perum GMM di Desa Lubangbuaya...

    Bekasi, desapedia.id - Warga di Perum Graha Mustika Media (GMM), Desa Lubangbuaya, Kecamatan Setu, bergotong royong membersihkan selokan dan melakukan fogging atau pengasapan, Sabtu...

    Berita Terkait