29.9 C
Jakarta
Kamis, 16 Juli 2020
Beranda Desa Kepala Desa Mengeluh ke Caleg Golkar Soal Pendamping Desa

Kepala Desa Mengeluh ke Caleg Golkar Soal Pendamping Desa

Rekomendasi

Lainnya

    Satgas Dana Desa Tegaskan Dana Desa Bukan Milik Kades, tapi Milik Masyarakat

    Jakarta, desapedia.id - Pemerintah desa sejak tahun 2015 lalu telah mengelola anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja...

    Dana Desa Tetap Ada, Tahun 2021 Dianggarkan Rp 72 Triliun  

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjawab keraguan berbagai pihak perihal masa depan...

    Apa Artinya UU Desa tanpa Dana Desa?

    Magelang, desapedia.id – Ketua Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD "APMD") Yogyakarta, Dr. Sutoro Eko berdiskusi santai sambil makan...

    Kuningan, desapedia.id – Calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Golkar untuk daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat X (Kabupaten Kuningan, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran), Ayuningtyas Widari Ramdhaniar, belum lama ini bertemu dengan pengurus Dewan Pembina Kecamatan (DPK) Desa-Desa di Kabupaten Kuningan.

    Di hadapan Ayuningtyas, Ketua DPK, Salim yang juga Kepala Desa Babakan Rema dan didampingi kepala desa lainnya yang ada di Kecamatan Sindang Agung, mengeluhkan soal pendamping desa yang dianggapnya mengambil porsi pekerjaan kepala desa.

    “Kami ingin sampaikan ke Ibu bahwasanya semua kepala desa di Kecamatan Sindang Agung tidak ada yang setuju dengan keberadaan pendamping desa. Kami perangkat desa tidak ada yang mengenal mereka para pendamping desa, karena mereka itu berasal dari luar kecamatan kami,” keluh Salim.

    Salim menambahkan, keluhannya soal pendamping desa hanyalah satu dari sekian banyak masalah yang dihadapi para kepala desa terkait pelaksanaan UU Desa.

    Masalah lainnya, lanjut Salim, adalah sering terlambatnya aturan atau regulasi yang menjadi pedoman penyusunan APBDes. Selain itu, penyaluran bantuan keuangan baik Dana Desa (DD) atau Alokasi Dana Desa (ADD) seringkali terlambat sampai 4 bulan, yaitu baru cair di bulan April. Kondisi ini tentunya sangatlah menghambat semua aktifitas pemerintahan desa.

    “Setiap ada kesempatan ketemu Bupati, kami selalu sampaikan. Tetapi tetap saja masalah ini selalu berulang-ulang terjadi setiap tahun,” ujar Salim.

    Menanggapi keluhan-keluhan tersebut, Ayuningtyas mengatakan, jika kelak dirinya terpilih sebagai anggota DPR RI, maka dia akan mengevaluasi semua regulasi desa dan aturan pelaksanaan di bawah UU Desa, agar tata kelola pemerintahan desa bisa menjadi lebih baik dari saat ini.

    Menurut caleg bernomor urut lima ini, keluhan Kades Salim sesungguhnya merupakan keluhan dari semua kepala desa di seluruh Indonesia.

    “Lima tahun ke depan DPR harus lebih aktif dan responsif terhadap masalah desa,” ujar Ayuningtyas. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    80,094
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Masalah Dana Desa Sudah Masuk Ranah Politik dan Hukum,...

    Jakarta, desapedia.id – Mantan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri) yang juga Guru Besar Institut...

    Beri Masukan untuk RUU Penanggulangan Bencana, Amcolabora Institute akan...

    Jakarta, desapedia.id – Ancaman gunung berapi, banjir termasuk banjir bandang , tanah longsor ,abrasi pulau, hingga asap karena kebakaran hutan dan gambut akan selalu...

    Pidato Lengkap Menteri Desa Abdul Halim Iskandar Saat Terima...

    Yogyakarta, desapedia.id - Berkat rekam jejak dan komitmen yang kuat dalam pembangunan desa serta didukung oleh hasil kajian dari tim promotor, Menteri Desa Pembangunan...

    Protokol Normal Baru Desa: Upaya Menyambut Reborn Ekonomi Pasca...

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar telah memberikan panduan protokol normal baru desa. Hal ini...

    Hingga 7 Juli, 97 Persen BLT Dana Desa Telah...

    Jakarta, desapedia.id – Dana Desa yang telah tersalurkan ke desa hingga 7 Juli 2020 sebanyak 74.865 yang setara 99 persen dari 74.953 desa. Desa yang...

    Berita Terkait