25.1 C
Jakarta
Minggu, 5 Juli 2020
Beranda Nasional Kemendes PDTT Minta Pelaku UKM Bisa Pasarkan Produknya Secara...

Kemendes PDTT Minta Pelaku UKM Bisa Pasarkan Produknya Secara Online

Rekomendasi

Lainnya

    Akhmad Muqowam Sesalkan UU No. 2/2020 Mencabut Dana Desa

    Jakarta, desapedia.id – Pada pasal 28 angka 8 UU Nomor 2/2020 berbunyi: Pada saat Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang ini...

    Dana Desa Tetap Ada, Tahun 2021 Dianggarkan Rp 72 Triliun  

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjawab keraguan berbagai pihak perihal masa depan...

    UU Nomor 2 tahun 2020 Menghilangkan Kewenangan Lokal Berskala Desa

    Jakarta, desapedia.id – Mantan Wakil Ketua DPD RI yang juga pernah menjadi Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPR RI untuk pembentukan...

    Jakarta, desapedia.id – Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Samsul Widodo berharap para pengrajin dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dapat memasarkan produknya melalui teknologi elektronik dengan memanfaatkan jaringan internet atau e-commerce.

    Hal itu disampaikan Samsul Widodo dalam rapat strategis pemasaran produk unggulan makanan berbasis kemitraan e-commerce di daerah tertinggal yang diturut dihadiri oleh para pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), seperti dikutip desapedia.id dari laman resmi Kemendes PDTT, Kamis (31/01/2019).

    Samsul memaparkan bahwa besarnya potensi e-commerce. Potensi tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk mengenalkan sekaligus memasarkan produk unggulannya melalui online.

    “Melalui Dekranasda, kita berharap ibu-ibu pengrajin dan pelaku UKM di daerah bisa diarahkan untuk mengenal e-commerce. Untuk itu kita telah dan akan terus melakukan pelatihan-pelatihan e-commerce di daerah bekerjasama dengan beberapa marketplace seperti Shopee dan Bukalapak,” katanya.

    Samsul juga berpesan, “Sekali lagi, kami berharap mereka (Pengurus Dekranasda) dapat turut mengembangkan produk didaerahnya masing-masing dengan mengenalkan pemasaran melalui e-commerce kepada para pengrajin agar produknya semakin dikenal, dan dapat menambah pendapatan.” (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    60,695
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Dukung Kebijakan Pemerintah, Papdesi Minta Semua Pihak Hentikan Perdebatan...

    Jakarta, DESAPEDIA.ID - Perdebatan dan polemik dana desa yang bersumber dari APBN masih saja terus bergulir seiring dengan terbitnya...

    Ingin Regulasi Dorong Kemandirian Desa, Mendes PDTT: Masukan dari...

    Yogyakarta, desapedia.id - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar sambangi Universitas Negeri Yogyakarta, Sabtu (27/6/2020). Menteri Desa menghadiri penandatanganan kesepahaman bersama...

    Aturan Dana Desa di UU No. 2/2020 Digugat ke...

    Jakarta, desapedia.id – Pasal 28 angka 8 dalam UU Nomor 2 tahun 2020 tentang Penetapan Perpu No. 1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas...

    Jika Dana Desa Tidak Dilanjutkan, Pemerintah Harus Jelaskan Kembali...

    Jakarta, desapedia.id – Dalam pemberitaan sebelumnya di desapedia.id, Akademisi dari STHI Jentera, Nur Solikhin mengatakan bahwa pemerintah harus memberikan batasan waktu yang jelas berkaitan...

    Ketum Apdesi: Siapapun yang Berniat Menghilangkan Dana Desa dari...

    Jakarta, desapedia.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Apdesi Dr. H. Sindawa Tarang turut menanggapi pasal 28 angka 8 pada UU nomor 2...

    Berita Terkait