30.2 C
Jakarta
Sabtu, 4 Juli 2020
Beranda Aspirasi Kebutuhan Rutilahunya Beda, Jangan Dipukul Rata

Kebutuhan Rutilahunya Beda, Jangan Dipukul Rata

Rekomendasi

Lainnya

    Dana Desa Tetap Ada, Tahun 2021 Dianggarkan Rp 72 Triliun  

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjawab keraguan berbagai pihak perihal masa depan...

    UU Nomor 2 tahun 2020 Menghilangkan Kewenangan Lokal Berskala Desa

    Jakarta, desapedia.id – Mantan Wakil Ketua DPD RI yang juga pernah menjadi Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPR RI untuk pembentukan...

    Aturan Dana Desa di UU No. 2/2020 Digugat ke MK, Ketum Parade Nusantara: Kami Lawan Hukum Melalui Hukum, Jika Gagal Kami Ambil Langkah Street...

    Jakarta, desapedia.id – Pasal 28 angka 8 dalam UU Nomor 2 tahun 2020 tentang Penetapan Perpu No. 1/2020 tentang...

    Program Rutilahu (rumah tidak layak huni) yang ada di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat sungguh sangat membantu bagi warga tidak mampu.

    Dengan program ini, diharapkan tidak ada lagi rumah-rumah yang tidak layak huni di Kabupaten Bekasi.

    Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, mencatat, sejak awal digulirkan hingga saat ini, total pembangunan rutilahu sudah mencapai 22 ribu rumah.

    Untuk tahun 2017, Pemkab Bekasi telah menggelontorkan Rp75 miliar untuk 5 ribu rumah, dengan anggaran Rp 15 juta per unit rumahnya.

    Pembangunan 5 ribu rumah itu tersebar di 180 desa dan 7 kelurahan yang ada di Kabupaten Bekasi. Jika dihitung rata, maka setiap desa ataupun kelurahan akan menerima bantuan sebanyak 26 hingga 27 unit rumah.

    Meski begitu, secara aturan kuota Rutilahu ditentukan berdasarkan usulan dari tingkat RT, RW, desa hingga kecamatan yang kemudian diverifikasi sesuai nama dan alamat.

    Jadi jumlah penerima Rutilahunya per desa cukup bervariasi. Sekitaran 20 hingga 30, bahkan bisa lebih. Tapi rata-rata per desa biasanya menerima bantuan 25 rumah.

    Salah satu contoh yaitu Desa Sarimukti yang ada di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

    “Hanya 25 rumah untuk tahun 2017 yang disetujui,” ujar Suri Suryaningrat, Kepala Desa Sarimukti, beberapa waktu lalu.

    Menurut Suri, jumlah itu terlalu sedikit jika harus melihat kebutuhan masyarakat Desa Sarimukti.

    “Kebutuhan tinggi, tapi dapatnya tidak sesuai. Padahal tahun sebelumnya (2016) kami dapat bantuan 40 rumah,” terang Suri, kecewa.

    Idealnya, tahun ini dirinya menargetkan sebanyak 60 rumah. Sebab, masih ada sekitar 100-an lebih rumah warga yang memang sudah tidak layak. Pengertian tidak layaknya juga cukup memprihatinkan.

    “Seratusan lebih rumah di desa kami masih bilik,” ungkapnya.

    Di luar itu, banyak juga rumah warga yang sudah dibangun dengan batako tapi belum diplester.

    “Itu juga harus dibantu, tapi yang jadi prioritas untuk rumah-rumah bilik dulu, biar perubahannya bisa kelihatan,” kata Suri.

    Karena hanya mendapat kuota 25 rumah, jelas membuat Suri pusing tujuh keliling. Kini di atas mejanya bertumpuk berkas pengajuan Rutilahu dari warganya.

    “Ini salah satu kekecewaan masyarakat, karena belum kebagian. Akhirnya berkas mereka masuk ke meja saya,” keluh Suri.

    Dia berharap, pada tahun 2018 ini, Pemkab Bekasi lebih memprioritaskan Rutilahu kepada warga yang memang rumahnya sangat tidak layak, alias masih ‘Rumah Bilik’.

    Dia yakin, desa-desa yang lainnya belum tentu memiliki rumah bilik.

    Ambil contoh di Desa Wanasari dan Cibuntu. Apalagi desa-desa yang sangat padat penduduk seperti yang ada di Kecamatan Tambun Selatan.

    Karena itu Suri bilang, “Karena kebutuhannya beda, (kuotanya) jangan dipukul rata.”

    (red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    60,695
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Dukung Kebijakan Pemerintah, Papdesi Minta Semua Pihak Hentikan Perdebatan...

    Jakarta, DESAPEDIA.ID - Perdebatan dan polemik dana desa yang bersumber dari APBN masih saja terus bergulir seiring dengan terbitnya...

    Ingin Regulasi Dorong Kemandirian Desa, Mendes PDTT: Masukan dari...

    Yogyakarta, desapedia.id - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar sambangi Universitas Negeri Yogyakarta, Sabtu (27/6/2020). Menteri Desa menghadiri penandatanganan kesepahaman bersama...

    Aturan Dana Desa di UU No. 2/2020 Digugat ke...

    Jakarta, desapedia.id – Pasal 28 angka 8 dalam UU Nomor 2 tahun 2020 tentang Penetapan Perpu No. 1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas...

    Bupati Bekasi Bantu Bangun Rumah Janda Tua di Desa...

    Bekasi, desapedia.id - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengunjungi salah satu rumah tidak layak huni (rutilahu) milik Nenek Roni di Desa Ciledug, Kecamatan Setu,...

    Dana Desa Tetap Ada, Tahun 2021 Dianggarkan Rp 72...

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjawab keraguan berbagai pihak perihal masa depan dana desa yang merupakan amanat...

    Berita Terkait