Desapedia

Kafilah Kecamatan Setu Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ Tingkat Kabupaten Bekasi

Bekasi, desapedia.id – Kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-51 Tingkat Kabupaten Bekasi resmi dimulai pada Minggu, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (8/9/2019).

Rangkaian acara pembukaan diawali dengan Pawai Ta’aruf oleh seluruh kafilah dari 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi yang dimulai sejak pagi hari dengan mengambil rute start dari Perumahan Villa Kencana Sukatani, dan berakhir di Panggung Utama yang berlokasi di Jl. Raya Sukatani.

Dalam kegiatan ini, Kecamatan Setu menjadi salah satu dari 23 kecamatan yang turut memeriahkan kegiatan pawai ta’aruf tersebut. Kafilah Kecamatan Setu terdiri dari ratusan orang yang diantaranya diikuti oleh jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Setu, kepala desa, perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Setu, dan lainnya.

Sebagai informasi, Kecamatan Setu terdiri dari sebelas desa, diantaranya Desa Cibening, Ciledug, Lubang Buaya, Cijengkol, Burangkeng, Taman Rahayu, Taman Sari, Ragemanunggal, Muktijaya, Kertarahayu, serta Cikarageman.

Camat Setu, Surya Wijaya mengatakan, dirinya mengapresiasi kekompakan dan kebersamaan pemerintah desa se-Kecamatan Setu serta stakeholder terkait yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan MTQ ke-51 tingkat Kabupaten Bekasi ini.

“Saya berharap kontingen kafilah Kecamatan Setu dapat meraih banyak kemenangan dalam ajang perlombaan MTQ,” kata Surya.

Dia juga berharap agar kontingen kafilah Kecamatan Setu selalu diperhitungkan oleh kafilah lain. “Kalau berhadapan dengan [kontingen kafilah] Setu, maka kafilah lain harus berpikir sepuluh kali,” kata Surya sambil tersenyum.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja berharap agar ajang MTQ Tingkat Kabupaten Bekasi diikuti oleh peserta yang berasal dari masyarakat Kabupaten Bekasi. Dirinya ingin MTQ kali ini nantinya akan melahirkan bibit bibit tilawah yang mampu bersaing dikancah yang lebih tinggi.

“Harapan saya tentu dengan ajang MTQ ini dapat lahir bibit-bibit putera daerah asal Bekasi yang handal dan mampu bersaing di kancah yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Selain itu, Eka juga menyampaikan bahwa hikmah dari pelaksanaan MTQ ini semoga dapat dijadikan perhatian bersama seperti peningkatan kegemaran anak anak untuk membaca Al-Quran.

“Beberapa hal menjadi perhatian buat kita, diantaranya adalah anak-anak kita mau mengaji. Lalu, kita juga sudah membantu meningkatkan penghasilan para guru ngaji yang ada di Kabupaten Bekasi, yang jumlahnya kian hari kian meningkat,” tuturnya.

Ajang MTQ Tingkat Kabupaten Bekasi ke-51 diadakan mulai tanggal 8 September hingga 13 September 2019. Dengan mengangkat tema “Tingkatkan Syiar Islam Menuju Kabupaten Bekasi Baru Bekasi Bersih”, panitia menyiapkan 8 cabang Perlombaan dengan 24 golongan.

Jenis cabang yang dilombakan diantaranya tilawah, kaligrafi, dan tahfidz atau hafalan ayat suci Al-Qur’an. Sedangkan golongan yang dimaksud yakni segmentasi atau tingkat kesulitan dari masing-masing cabang. Adapun dewan hakim berasal dari unsur MUI Kabupaten Bekasi, pejabat Kementerian Agama, dan praktisi. (Nur Pulo)

Redaksi Desapedia