27.9 C
Jakarta
Minggu, 17 Mei 2020
Beranda Desa Kades Sendangdawuhan Minta Agar Desa Diberi Kewenangan Penuh Kelola...

Kades Sendangdawuhan Minta Agar Desa Diberi Kewenangan Penuh Kelola Dana Desa

Rekomendasi

Lainnya

    Di Tengah Pandemi, Bumdesma di Buton Utara Ekspor Kopra Putih ke China

    Jakarta, desapedia.id – Di tengah kesulitan kargo yang tertunda berkali-kali, Buton Utara, Sulawesi Tenggara, mengekspor kopra putih pada Minggu...

    Korupsi Dana Desa oleh Kades Semakin Masif

    Jakarta, desapedia.id - Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 telah mengamanatkan Dana Desa dianggarkan sebesar 10 persen dari Anggaran Pendapatan...

    Ini Loh Rincian Dana Desa Menurut Kabupaten dan Kota Tahun 2020

    Jakarta, desapedia.id - Pemerintah pusat telah mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp72 triliun pada tahun 2020. Dana Desa tersebut akan...

    Pola pembangunan desa-desa di Indonesia tidak bisa dipukul rata. Sebab, masing-masing desa memiliki perbedaan dari sisi geografis, demografis dan kultur (kebudayaan) masyarakatnya.

    Hal itu diaminkan Bambang Utoro, Kades Sendangdawuhan, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Menurutnya, desa memiliki kebutuhan yang berbeda dalam membangun.

    “Jadi saya mengusulkan agar penggunaan dana desa bisa secara penuh diserahkan ke pihak desanya masing-masing, tanpa disertai program titipan dari pemerintah pusat yang terkadang kurang sesuai dengan kebutuhan dan kultur desa,” kata Bambang saat berbincang dengan desapedia.id, Kamis (31/5/2018).

    Bambang juga mengeluhkan program padat karya tunai yang terkesan dadakan. “Intruksi pemerintah pusat kepada desa harus lebih terprogram. Misalnya, tahun ini ada program padat karya tunai yang muncul di Februari 2018. Padahal APBDes tahun 2018 sudah disahkan sejak akhir 2017 lalu,” keluh Bambang yang pernah menjabat Ketua Paguyuban Desa Bahurekso Kabupaten Kendal ini.

    Meski begitu, dia mengakui, kucuran dana desa sangat bermanfaat untuk pembangunan desa. “Berkat adanya dana desa, infrastuktur jalan di desa kami tahun 2018 ini semua sudah baik. Dan pembangunan irigasi pun sudah kelar 75 persen,” ujar Bambang. “Dengan infrastruktur yang baik, maka bisa menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” sambungnya.

    Dia menambahkan, dana desa untuk tahap pertama di Desa Sendangdawuhan sudah dicairkan pada awal Mei 2018 lalu. Sedangkan untuk tahap keduanya, rencananya akan cair pada bulan Juni nanti. “Tapi syaratnya, dana desa tahap pertama harus sudah dilaksanakan hingga 75 persen,” pungkas Bambang. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    16,496
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Pandemi Corona, Kades Bone Lemo Ajak Pelajar dan Mahasiswa...

    Luwu, Desapedia.id- Menyusul pandemi COVID-19 yang semakin meluas, Kepala Desa Bonelemo, Kecamatan Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, Baso, SH membuat...

    Wamendes Budi Arie: Terlalu Beresiko Membiarkan Desa Menerima Arus...

    Jakarta, desapedia.id - Wabah Covid 19 yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia, sebentar lagi akan memasuki fase yang krusial khususnya saat Hari Raya Lebaran...

    Ada Desa di Pati yang Sudah Lockdown, Desa Di...

    Jakarta, desapedia.id – Semakin mewabahnya Covid–19 membuat publik terus saja mendesak pemerintah untuk melakukan lockdown demi untuk memutus rantai sebaran virus tersebut. Lockdown itu sendiri...

    Masyarakat Desa Dihimbau Doakan Ibunda Jokowi

    Jakarta, desapedia.id - Indonesia sedang berduka. Pasalnya Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi) Soedjiatmi Notomihardjo meninggal dunia pada Rabu (25/3/2020) di Solo, Jawa Tengah Pukul...

    Pemerintah Desa Bojongkulur Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

    Bogor, desapedia.id – Laju penularan dan penyebaran virus corona yang dikenal dengan sebutan Covid–19 kian masif saja. Bahkan sudah sampai ke desa–desa. himbauan untuk...

    Berita Terkait