33.4 C
Jakarta
Jumat, 15 Mei 2020
Beranda Desa Kades Jetis, Klaten Berharap LPJ Dana Desa Lebih Sederhana

Kades Jetis, Klaten Berharap LPJ Dana Desa Lebih Sederhana

Rekomendasi

Lainnya

    Di Tengah Pandemi, Bumdesma di Buton Utara Ekspor Kopra Putih ke China

    Jakarta, desapedia.id – Di tengah kesulitan kargo yang tertunda berkali-kali, Buton Utara, Sulawesi Tenggara, mengekspor kopra putih pada Minggu...

    Korupsi Dana Desa oleh Kades Semakin Masif

    Jakarta, desapedia.id - Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 telah mengamanatkan Dana Desa dianggarkan sebesar 10 persen dari Anggaran Pendapatan...

    Ini Loh Rincian Dana Desa Menurut Kabupaten dan Kota Tahun 2020

    Jakarta, desapedia.id - Pemerintah pusat telah mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp72 triliun pada tahun 2020. Dana Desa tersebut akan...

    Kepala Desa Jetis, Mulyatno mengharapkan agar ke depannya format laporan pertanggungjawaban (LPJ) program dana desa lebih sederhana. Dengan begitu pemerintah desa tidak terlalu diberatkan oleh hal-hal yang bersifat administratif.

    “Pelaporannya (LPJ) dana desa kalau bisa lebih sederhana, singkat dan padat. Jadi lebih efisien,” harap Mulyatno, Kades Jetis, kepada DESAPEDIA.ID, baru-baru ini.

    Selain itu, dia mengusulkan agar dibentuk tim pengawasan terpadu untuk mengawasi dana desa. “Timnya berasal dari inspektorat, kejaksaan, dan kepolisian yang terbentuk di setiap kabupaten,” ujarnya.

    Di sisi lain, dia mengapresiasi dengan adanya program dana desa. Dana yang dikucurkan pemerintah pusat ini bermanfaat menjadikan desa sebagai objek sekaligus subjek pembangunan.

    “Pembangunannya dilakukan sendiri oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Misalnya saat kami membuat jalan rabat beton,” terangnya ketika ditanya contoh konkret manfaat dana desa di desa yang terletak di Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ini.

    Meski begitu, dia mengakui, dana desa tahap pertama hingga awal minggu ketiga Mei 2018 di Desa Jetis belum juga cair. “Tahun ini belum ada yang cair dana desanya,” pungkas Mulyatno.

    Sebagai informasi, total anggaran APBN untuk dana desa pada tahun 2018 mencapai Rp60 triliun. Penyaluran dana desa itu diberikan dalam 3 tahapan.

    Pertama, 20% dari total pagu dengan pencairan paling cepat minggu kedua Januari 2018, dan paling lambat minggu ketiga Juni 2018.

    Kedua, 40% dari total pagu dengan pencairan paling cepat akhir Maret 2018, dan paling lambat minggu keempat Juni 2018. Dan terakhir, 40% dari total pagu dengan pencairan paling cepat pekan Juli 2017. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    16,006
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Pandemi Corona, Kades Bone Lemo Ajak Pelajar dan Mahasiswa...

    Luwu, Desapedia.id- Menyusul pandemi COVID-19 yang semakin meluas, Kepala Desa Bonelemo, Kecamatan Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, Baso, SH membuat...

    Wamendes Budi Arie: Terlalu Beresiko Membiarkan Desa Menerima Arus...

    Jakarta, desapedia.id - Wabah Covid 19 yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia, sebentar lagi akan memasuki fase yang krusial khususnya saat Hari Raya Lebaran...

    Ada Desa di Pati yang Sudah Lockdown, Desa Di...

    Jakarta, desapedia.id – Semakin mewabahnya Covid–19 membuat publik terus saja mendesak pemerintah untuk melakukan lockdown demi untuk memutus rantai sebaran virus tersebut. Lockdown itu sendiri...

    Masyarakat Desa Dihimbau Doakan Ibunda Jokowi

    Jakarta, desapedia.id - Indonesia sedang berduka. Pasalnya Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi) Soedjiatmi Notomihardjo meninggal dunia pada Rabu (25/3/2020) di Solo, Jawa Tengah Pukul...

    Pemerintah Desa Bojongkulur Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

    Bogor, desapedia.id – Laju penularan dan penyebaran virus corona yang dikenal dengan sebutan Covid–19 kian masif saja. Bahkan sudah sampai ke desa–desa. himbauan untuk...

    Berita Terkait