28.5 C
Jakarta
Sabtu, 16 Mei 2020
Beranda Nasional Jumlah Periset Indonesia Paling Sedikit Dibanding Negara-Negara G-20

Jumlah Periset Indonesia Paling Sedikit Dibanding Negara-Negara G-20

Rekomendasi

Lainnya

    Ketum Papdesi: BLT Dana Desa untuk Warga yang Terdampak Covid–19, Tidak Harus Warga Miskin

    Semarang, desapedia.id – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa yang bersumber dari Dana Desa masih saja direpotkan dengan berbagai permasalahan...

    Dapat Bantuan dari Bank Dunia, Kemendes PDTT Luncurkan Aplikasi Desa Melawan COVID–19 dan eHDW

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) meluncurkan dua aplikasi seluler yang bermanfaat untuk...

    Menteri Desa Pastikan Data Calon Penerima BLT Dana Desa Diverifikasi dalam Musyawarah Desa Khusus

    Jakarta, desapedia.id – Melalui rapat yang digelar lewat video konferensi dengan Komisi VIII DPR RI, Menteri Desa Pembangunan Daerah...

    Jakarta, desapedia.id – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai satu diantara banyak hal yang menjadi kebanggaan Indonesia adalah keberagaman seni dan budaya. Namun sayangnya, kini keberagaman seni dan budaya tersebut mulai terdisrupsi oleh benturan akibat berbagai politisasi.

    “Jika tidak pandai menyiasati, Indonesia malah akan terjebak menjadi arena pertarungan antar ideologi yang tak sejalan dengan jati diri. Padahal, para founding fathers sudah menyepakati Pancasila sebagai ideologi dan way of life bangsa Indonesia,” ujar Bamsoet saat menjadi Keynote Speaker Seminar dan Lokakarya Kualitatif Indonesia 2019, diselenggarakan Universitas Matana bersama Indonesia Qualitative Research Association, di DPR RI, Jakarta, Selasa (19/03/19).

    Lebih lanjut, dia mengatakan, di era disrupsi teknologi dan informasi akibat Revolusi Industri 4.0 ini, pembangunan bangsa menjadi tidak mudah. Perlu penyelarasan berbagai perbedaan yang beranekaragam.

    “Atas dasar hal itulah, upaya memperkuat penelitian, khususnya kualitatif, harus dilakukan. Sehingga bisa menyerap berbagai realitas masyarakat dan memberikan solusi pembangunan yang sejalan dengan cita-cita bangsa dan negara,” ujarnya.

    politisi Partai Golkar ini menambahkan, dari segi sumber daya manusia (SDM), jumlah peneliti Indonesia masih jauh dari harapan. Data UNESCO pada 2018 menyebutkan bahwa kuantitas periset Indonesia paling sedikit dibanding negara-negara G-20 lainnya.

    “Rasio jumlah periset di Indonesia sekitar 89 peneliti per 1 juta penduduk. Sedangkan Singapura memiliki 6.658 peneliti per 1 juta penduduk. Rasio yang dimiliki Indonesia tersebut juga masih jauh dari perbandingan ideal peneliti yang ditetapkan World Bank, yaitu antara 4.00-5.000 peneliti per 1 juta penduduk,” tutur Bamsoet.

    Sebagai informasi, G20 atau Group of Twenty (Kelompok Dua Puluh) terdiri dari 19 negara dengan perekonomian besar dan ditambah dengan Uni Eropa. Tujuan utama G20 adalah menghimpun para pemimpin negara ekonomi maju dan berkembang utama dunia, termasuk Indonesia, untuk mengatasi tantangan ekonomi global. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    16,496
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Catatan Tadarus Anggaran #4 Seknas FITRA: BLT Dana Desa,...

    Jakarta, desapedia.id – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, menjadi program pemerintah yang saat ini paling banyak di diskusikan oleh...

    Ketum Papdesi: BLT Dana Desa untuk Warga yang Terdampak...

    Semarang, desapedia.id – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa yang bersumber dari Dana Desa masih saja direpotkan dengan berbagai permasalahan data siapa sesungguhnya yang layak...

    Baru 80 Kabupaten/Kota yang Sudah Mencairkan, Mendes Minta Kepala...

    Jakarta, desapedia.id – Sedikitnya 80 kabupaten dan kota yang tersebar diseluruh Indonesia sudah mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berasal dari dana desa. Hal itu...

    Dihadapan Menko Polhukam, Komite I DPD RI Dorong Peningkatan...

    Jakarta, desapedia.id – Pemerintah telah menetapkan Pademi Covid19 sebagai bencana Nasional dan telah menetapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa daerah. Agar kebijakan...

    Raker dengan Menko Polhukam Masih Berlangsung, Komite I Sesalkan...

    Jakarta, desapedia.id – Sampai berita ini diturunkan, Komite I DPD RI masih menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan Menko Polhukam Mahfud MD melalui video conference. Dalam...

    Berita Terkait