26.3 C
Jakarta
Minggu, 13 Juni 2021
Beranda Daerah Institut Mosintuwu Terbitkan Buku Tentang Sejarah dan Dinamika Masyarakat...

Institut Mosintuwu Terbitkan Buku Tentang Sejarah dan Dinamika Masyarakat Menghadapi Bencana di Desa Lemusa dan Toaya

Rekomendasi

Lainnya

    Luncurkan Integrasi Data Desa dengan e–SAKIP di Sumedang, Mendes: Bisa Dijadikan Contoh Bagi Daerah Lain

    Sumedang, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman antara...

    RS Kartika Husada Setu Sosialisasikan Virus Corona dan Aplikasi Siyankis

    Bekasi, desapedia.id - Rumah Sakit Kartika Husada Setu melakukan sosialisasi terkait virus corona dan aplikasi Sistem Pelayanan Kesehatan Miskin...

    Kepala Dinas PMD Kabupaten Bogor: Kami Usahakan Dana Desa 2020 Bisa Digunakan Januari

    Bogor, desapedia.id – Permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar Dana Desa tahun anggaran 2020 bisa langsung digunakan untuk kegiatan...

    Palu, desapedia.id – Bencana gempa, tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah telah berlalu 2 tahun lalu. Bencana yang telah menelan korban jiwa lebih dari 5000 jiwa ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi semua pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi kebencanaan dan pencegahan bencana dengan memperkuat berbagai literasi kebencanaan.

    Institut Mosintuwu sebagai Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) yang berkedudukan di Palu pada Selasa (29/9) lalu menerbitkan dan membedah buku yang berisikan literasi kebencanaan. Kedua buku tersebut mengupas tentang sejarah dan dinamika masyarakat dalam menghadapi bencana di Desa Lemusa, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dan Desa Toaya, Kabupaten Donggala. Kedua desa ini berada di Sulawesi Tengah.

    Desa Lemusa ini memang kerap dilanda bencana. Di tahun 2012 saja Desa Lemusa dilanda banjir bandang yang merusak bukan saja lahan pertanian, tetapi juga membuat masyarakat yang profesinya mayoritas petani harus menghadapi kenyataan yaitu kehilangan sumber pendapatan.

    Namun berkat inisiatif dan persatuan kaum muda desa serta dukungan politik dari Pemerintah Desa Lemusa, bersama–sama mereka melakuka pemetaan desa secara mandiri, yaitu dengan melakukan pemetaan Geospasial dan Geo Sosial Spasial.

    Kedua pemetaan ini telah membantu pemerintah desa memiliki gambaran yang jelas tentang data desa, lokasi perkebunan, lokasi rawan bencana dan lokasi yang aman untuk mengungsi jika bencana terjadi.

    Sama halnya dengan Desa Lemusa, di Desa Toaya juga awalnya digerakan oleh kaum muda desa yang tergabung di Institut Tana Sanggamu untuk bersama–sama melakukan proses rekonstruksi berbasis komunitas pada pasca bencana.

    Kerja–kerja anak muda di Desa Toaya ini memperkuat budaya gotong royong dan pemahaman masyarakat dalam menghadapi bencana dengan belajar dari keadaan alam.

    Silahkan copy paste kedua link dibawah ini untuk mendapatkan e-book tentang Sejarah dan Dinamika Masyarakat Menghadapi Bencana di Desa Lemusa dan Desa Toaya. (Red)

    https://fliphtml5.com/wmxpw/gqis

    https://fliphtml5.com/wmxpw/hzvi

     

     

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    1,901,490
    Kasus Positif
    Updated on 13 June 2021 - 06:07 WIB 06:07 WIB

    Indeks Berita

    DPC LSM Penjara Indonesia Dukung Pelantikan Akhmad Marjuki Jadi...

    Bekasi, desapedia.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Aparatur Negara Indonesia (Penjara Indonesia) Kabupaten...

    Luar Biasa, Angka Kasus Covid-19 di Kecamatan Benda Terendah...

    Tangerang, desapedia.id - Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten mampu menekan angka penyebaran Covid-19. Data terbaru Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19 Kota Tangerang, menyebutkan, Kecamatan...

    Hasil Swab di Posko Polsek Benda Reaktif Covid-19, ART...

    Tangerang, desapedia.id - Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial EJ (55) yang bekerja di Perumahan Duta Garden kedapatan reaktif Covid-19 saat menjalani tes antigen...

    Rumahnya Dipasangi Stiker, Warga yang Baru Pulang dari Mudik...

    Tangerang, desapedia.id - Warga Kecamatan Benda yang baru pulang dari mudik pada libur Lebaran mendapati rumahnya terpasang stiker yang menandakan bahwa mereka dalam pengawasan Satgas...

    Kapolres Tangerang Kota Ajak Jajarannya Lebih Maksimal dalam Menghadapi...

    Tangerang, desapedia.id - Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Deonijiu de Fatima SIK SH memberikan arahan dan bimbingan kepada seluruh Kapolsek dan Bhabinkamtibmas agar lebih...

    Berita Terkait