Beranda Daerah Institut Mosintuwu Terbitkan Buku Tentang Sejarah dan Dinamika Masyarakat...

Institut Mosintuwu Terbitkan Buku Tentang Sejarah dan Dinamika Masyarakat Menghadapi Bencana di Desa Lemusa dan Toaya

Rekomendasi

Lainnya

    Wakil Mendes PDTT Apresiasi Penurunan Drastis Jumlah Desa Tertinggal di Wakatobi Melalui Pengembangan Desa Maritim

    Wakatobi, desapedia.id – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi mengatakan, pembangunan desa-desa dalam lima...

    Gubernur NTB: SDGs Desa Sangat Luar Biasa

    Mataram, desapedia.id – Dalam sosialisasi Permendesa No.13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa 2021 dan Konsultasi Publik RPP...

    Ketua Papdesi Sulut: 50 Persen Desa di Sulut Sudah Gunakan Dana Desa untuk Covid–19

    Jakarta, desapedia.id - Ketua DPD Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Provinsi Sulawesi Utara, Badriyah dalam wawancaranya dengan...

    Palu, desapedia.id – Bencana gempa, tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah telah berlalu 2 tahun lalu. Bencana yang telah menelan korban jiwa lebih dari 5000 jiwa ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi semua pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi kebencanaan dan pencegahan bencana dengan memperkuat berbagai literasi kebencanaan.

    Institut Mosintuwu sebagai Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) yang berkedudukan di Palu pada Selasa (29/9) lalu menerbitkan dan membedah buku yang berisikan literasi kebencanaan. Kedua buku tersebut mengupas tentang sejarah dan dinamika masyarakat dalam menghadapi bencana di Desa Lemusa, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dan Desa Toaya, Kabupaten Donggala. Kedua desa ini berada di Sulawesi Tengah.

    Desa Lemusa ini memang kerap dilanda bencana. Di tahun 2012 saja Desa Lemusa dilanda banjir bandang yang merusak bukan saja lahan pertanian, tetapi juga membuat masyarakat yang profesinya mayoritas petani harus menghadapi kenyataan yaitu kehilangan sumber pendapatan.

    Namun berkat inisiatif dan persatuan kaum muda desa serta dukungan politik dari Pemerintah Desa Lemusa, bersama–sama mereka melakuka pemetaan desa secara mandiri, yaitu dengan melakukan pemetaan Geospasial dan Geo Sosial Spasial.

    Kedua pemetaan ini telah membantu pemerintah desa memiliki gambaran yang jelas tentang data desa, lokasi perkebunan, lokasi rawan bencana dan lokasi yang aman untuk mengungsi jika bencana terjadi.

    Sama halnya dengan Desa Lemusa, di Desa Toaya juga awalnya digerakan oleh kaum muda desa yang tergabung di Institut Tana Sanggamu untuk bersama–sama melakukan proses rekonstruksi berbasis komunitas pada pasca bencana.

    Kerja–kerja anak muda di Desa Toaya ini memperkuat budaya gotong royong dan pemahaman masyarakat dalam menghadapi bencana dengan belajar dari keadaan alam.

    Silahkan copy paste kedua link dibawah ini untuk mendapatkan e-book tentang Sejarah dan Dinamika Masyarakat Menghadapi Bencana di Desa Lemusa dan Desa Toaya. (Red)

    https://fliphtml5.com/wmxpw/gqis

    https://fliphtml5.com/wmxpw/hzvi

     

     

    Belangganan Newsletter

    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    506,302
    Kasus Positif
    Updated on 24 November 2020 - 20:02 WIB 20:02 WIB

    Indeks Berita

    Anggaran Penghasilan Tetap Aparatur Pemdes akan Disunat, Ketua Apdesi...

    Banda Aceh, desapedia.id – Ketua Assosiasi Pemerintah Desa seluruh Indonesia (Apdesi) Provinsi Aceh, Muksalmina Asgara dalam keterangan persnya kepada...

    Ketua MPR RI Resmikan Desa Wisata Pancasila di Aceh...

    Denpasar, desapedia.id – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Staff Khusus Ketua MPR RI Andi Sinulingga, meresmikan Desa Wisata Pancasila di Desa Ketambe, Kutacane,...

    6 Ribu Desa di Daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal...

    Malang, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi  (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menegaskan jika program internet untuk desa atau digitalisasi desa...

    Sertijab Camat Setu, Joko Dwijatmoko Resmi Gantikan Iman Santoso

    Bekasi, desapedia.id - Pemerintah Kabupaten Bekasi melakukan mutasi jabatan terhadap terhadap sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan internalnya. Salah satu pejabat yang dimutasi yaitu Joko...

    Apdesi Aceh Apresiasi Kegiatan Pendampingan Hukum Keperdataan oleh Kajari...

    Banda Aceh, desapedia.id – Ketua DPD Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia ( Apdesi) Provinsi Aceh, Muksalmina Beserta Jajaran Pengurus Harian mengucapkan terima kasih dan...

    Berita Terkait