25.7 C
Jakarta
Selasa, 20 Oktober 2020
Beranda Nasional Ini Upaya Menteri Desa PDTT Pastikan Dana Desa Digunakan...

Ini Upaya Menteri Desa PDTT Pastikan Dana Desa Digunakan untuk Cegah dan Tangani Covid-19

Rekomendasi

Lainnya

    Metode Pengalokasian Dana Desa 2021 Makin Berkeadilan

    Jakarta, desapedia.id – Pada tahun 2021 yang akan datang, alokasi Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara...

    SOKSI Gelar Rapat Pleno Diperluas, Ketua Umum Ali Wongso Jelaskan Rencana Program Pemberdayaan Desa

    Jakarta, desapedia.id – Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) menggelar Rapat Pleno Diperluas pada Jumat (16/10) secara virtual yang...

    Melalui SDGs Desa, Semua Program Pemerintah Akan Tepat Sasaran

    Makassar, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menjelaskan, selama ini banyak...

    Jakarta, Desapedia.id – Minggu ini, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar disibukan dengan kegiatan pemantauan, sosialisasi dan mengingatkan kepala desa serta aparatu pemerintahan desanya terkait Desa Tanggap Covid-19 yang diyakini akan menjadi garda terdepan di desa dalam mencegah dan menangani virus corona.

    Mendes PDTT memulainya dengan bertatap muka via teleconference dengan perangkat desa di sejumlah daerah di Ruang Kerjanya di Kantor Kalibata, Rabu (25/3) lalu.

    Daerah yang disapa Menteri Desa diantaranya Kabupaten Mesuji (Lampung), Nunukan (Kallimantan Utara), Pinrang (Sulawesi Selatan), Sikka (Nusa Tenggara Timur) hingga Bandung Barat (Jawa Barat).

    Gus Menteri, sapaan akrabnya, menjelaskan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, Dana Desa harus difokuskan pada dua hal besar yaitu Padat Karya Tunai Desa dan Penanganan Virus Corona (Covid-19).

    “Untuk penanganan Covid-19, difokuskan untuk pencegahan karena saat ini belum banyak desa yaang terpapar jadi harus diantisipasi,” kata Menteri Desa.

    Pertama, pencegahan yang dilakukan yaitu penanganan warga desa yang berasal dari luar wilayah. Harus dialukan pendataan dengan tegas. Warga yang akan masuk desa, terlebih dahulu diminta untuk lakukan pemeriksaan di Rumah Sakit atau Puskesmas terdekat, apalagi jika berasal dari wilayah yang memang telah terpapar Covid-19.

    “Sebaiknya kita jangan egois dan berbesar hati untuk lakukan pengecekan. Saya saja sudah lama tidak menggendong Cucu karena sadar sering keluar rumah. Saya setibanya di rumah langsung ganti baju antisipasi jika virus menempal di baju,” ujarnya.

    Selanjutnya, jika warga itu dinyatakan sehat, diminta untuk lakukan isolasi mandiri di rumah selama minimal 14 hari agar memastikan kemungkinan virus yang tidak diketahui tidak berkembang. Setelah itu bisa berinteraksi dengan masyarakat.

    Pencegahan selanjutnya, Menteri Desa menyebutnya Sahabat Desa, untuk lakukan pendataan warga desa yang rentan seperti usia lanjutn dan miliki penyakit kronis. Dana Desa bisa dipergunakan untuk membeli vitamin atau obat untuk warga desa yang memang rentan.

    “Dana desa bisa dibolehkan untuk beli suplay vitamin karena kunci dari pencegahan Covid-19 adalah daya tahan tubuh atau imun,” kata Pria Kelahiran Jombang ini.

    Langkah selanjutnya adalah identifikasi fasilitas desa seperti ruang-ruang sekolah atau Balai Desa. Ruang ini nantinya bakal dijadikan ruang isolasi bagi warga yang memang terpapar Virus Corona.

    Bagi desa yang letaknya berdekatan dengan wilayah yang terpapar Virus Corona, bisa gunakan Dana Desa untuk lakukan disinfektan di tempat-tempat umum seperti Pasar, Balai Desa, Tempat Ibadah dan saran pendidikan.

    “Dana Desa pun bisa digunakan untuk pembelian Hand Sanitizer dan ditaruh di tempat-tempat umum yang mudah diakses masyarakat,” kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

    Penekanan pencegahan ini telah diterbitkan oleh Gus Menteri melalui Surat Edaran No 8/2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa.

    Dana Desa pun bisa digunakan oleh warga desa untuk operasionalisasi pencegahan Covid-19 seperti membangun posko di gerbang desa untuk lakukan pencatatan lalu lintas warga yang masuk ataupun keluar.

    Jika warga yang keluar menuju daerah yang disebutkan terpapar maka bisa disarankan untuk lebih baik tinggal dulu di desa hingga wabah pandemi global ini mereda.

    Jika memang hal itu mendesak, maka saat warga desa itu ingin masuk kembali ke desa harus pemeriksaan kesehatan dan diberikan disinfektan untuk mencegah penyebaran Virus di desa.

    “Jika desa lakukan protokol kesehatan dengan benar dan disiplin maka Virus Corona tidak akan bisa masuk ke desa,” kata Gus Menteri.

    “Pencegahan itu sangat penting dan dilakukan semaksimal mungkin dan jangan lupa berdoa. Ini termasuk ikhtiar untuk pencegahan,” sambung Gus Menteri.

    Pentingnya pencegahan dalam rangka perang melawan wabah Virus Corona tertuang dalam Surat Edaran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 8 Tahun 2020 tentang tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa.

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    361,867
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Metode Pengalokasian Dana Desa 2021 Makin Berkeadilan

    Jakarta, desapedia.id – Pada tahun 2021 yang akan datang, alokasi Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara...

    Ini 4 Model Desa Digital yang Jadi Skala Prioritas...

    Jakarta, desapedia.id – Program Prioritas Nasional sesuai dengan kewenangan desa adalah yaitu pendataan desa, pemetaan sumberdaya dan pengembangan teknologi informasi komunikasi (TIK). Ini menja ...

    Peraturan Pemerintah Tentang BUMDes Turunan UU Cipta Kerja Disiapkan

    Jakarta, desapedia.id – Sebagaimana pada pemberitaan desapedia.id sebelumnya, Kemendes PDTT melalui Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menyampaikan bahwa UU...

    Belajar dari Pengalaman Kota Daegu Mengatasi Covid–19

    Jakarta, desapedia.id – Kota Metropolitan Daegu, Korea Selatan harus menghadapi kenyataan bahwa dampak pandemi virus Covid–19 di kota tersebut telah melampaui perkiraan awal. Sejak...

    Topik KADES IWAN Selasa 13 Oktober 2020 di TV...

    Jakarta, desapedia.id – Acara talkshow KADES IWAN atau Kajian Desa bareng Iwan akan tayang pada Selasa, 13 Oktober 2020 pukul 18.30 WIB sampai selesai...

    Berita Terkait