33.5 C
Jakarta
Sabtu, 12 Juni 2021
Beranda Daerah Ini Respons Apdesi Bengkulu soal Korupsi Dana Desa di Kepahiang

Ini Respons Apdesi Bengkulu soal Korupsi Dana Desa di Kepahiang

Rekomendasi

Lainnya

    Luncurkan Integrasi Data Desa dengan e–SAKIP di Sumedang, Mendes: Bisa Dijadikan Contoh Bagi Daerah Lain

    Sumedang, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman antara...

    Jalan-jalan Dapat Hadiah? Yuk, Ikutan Lomba Foto Desa Wisata

    Jakarta, desapedia.id - alan-jalan alias piknik terus dapat hadiah? Pasti mau, dong! Nah, ikuti lomba foto desa wisata yang...

    Fokus Gunakan Dana Desa Untuk Ketahanan Pangan, Desa Ini Melompat Jadi Desa Mandiri

    Jakarta, desapedia.id – Desa Kandar yang terletak di Kecamatan Selaru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku telah memberikan pelajaran...

    Bengkulu, desapedia.id – Penyelewengan Dana Desa yang dilakukan oleh kepala desa dan perangkatnya kembali terjadi. Kali ini, kejadian itu terjadi di Desa Ujan Mas Bawah, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.

    Berdasarkan keterangan Kejaksaan Negeri Kepahiang, disebutkan bahwa Ahmad Badawi, Kepala Desa Ujan Mas Bawah telah ditetapkan menjadi tersangka karena diduga melakukan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2015, 2016 dan 2017. Kasus ini juga menyeret Syaiful Anwar sebagai sekdes, Ismono Sahadi serta Sopian Aroni sebagai bendahara desa.

    “Ada beberapa dugaan mark up dan SPj (surat pertanggungjawaban) fiktif pada kegiatan pembangunan dan program ADD dan DD, seperti pembangunan rabat beton, jalan dan jembatan. Kerugian negara akibat perbuatan para tersangka mencapai Rp 300 juta,” terang Kejaksaan Negeri Kepahiang.

    Alhasil, Senin, pekan ini (13/5/2019), keempat tersangka tersebut ditahan penyidik Kejari setempat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Curup.

    Menanggapi kasus korupsi tersebut, Ketua DPD Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Provinsi Bengkulu, Juniaheri, mengatakan, siapa saja yang terindikasi merugikan uang negara, apalagi memperkaya diri sendiri dan orang lain harus diproses hukum.

    “Tidak ada alasan untuk tidak diproses apalagi indikadisinya korupsi, dan ini buat pembelajaran bagi semua kepala desa khususnya di Kabupaten Kepahiang,” kata Juniaheri kepada Desapedia.id, Kamis (16/5/2019).

    Meski begitu, dia mengingatkan kepada kades agar tidak menjadi tempat lumbung uang bagi penegakan hukum, atau menjadi sapi perahan dari beberapa oknum yang tidak bertanggungjawab.

    Sebab, lanjut Juniaheri, dirinya menerima informasi bahwa ada oknum penegak hukum yang berusaha memeras kepala desa di Kabupaten Kepahiang.

    “Saya belum lama ini membentuk Apdesi di Kabupaten Kepahiang. Dan menurut laporan ketua terpilih, alasan mereka membentuk Apdesi tingkat kabupaten karena ada beberapa kades di panggil oleh oknum kejaksaan melalui telepon yang seharusnya memakai surat, dan mereka dimintai uang Rp50 juta. Ini yang membuat para kades ketakutan dan tidak fokus, ditambah lagi tekanan lainnya,” ungkap Juniaheri. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    1,901,490
    Kasus Positif
    Updated on 12 June 2021 - 17:43 WIB 17:43 WIB

    Indeks Berita

    Luncurkan Integrasi Data Desa dengan e–SAKIP di Sumedang, Mendes:...

    Sumedang, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman antara...

    Mendes Ajak Polri Kawal Dana Desa, KPK Tekankan Pengawasan...

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar  bertemu dengan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes...

    Pemdes Cikarageman Dibantu Babinsa Bergotong Royong Bangun Kantor BPD

    Bekasi, desapedia.id - Pemerintah Desa Cikarageman dibantu Babinsa Koramil 06/Setu bergotong royong membangun kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cikarageman, di Desa Cikarageman, Kecamatan Setu,...

    BUMDes di Klaten Ini Sukses Bekerjasama dengan Kalangan Industri

    Klaten, desapedia.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kemudo Makmur di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah cukup menyita perhatian publik lantaran...

    Cegah Penyebaran DBD, Warga Perum GMM di Desa Lubangbuaya...

    Bekasi, desapedia.id - Warga di Perum Graha Mustika Media (GMM), Desa Lubangbuaya, Kecamatan Setu, bergotong royong membersihkan selokan dan melakukan fogging atau pengasapan, Sabtu...

    Berita Terkait