29.5 C
Jakarta
Minggu, 13 September 2020
Beranda Parlemen Ibas Minta Penyaluran Dana Desa Tepat Sasaran

Ibas Minta Penyaluran Dana Desa Tepat Sasaran

Rekomendasi

Lainnya

    Komite I DPD RI Meminta Kemendes PDTT Sederhanakan Regulasi

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Kerja (Raker) secara virtual dengan...

    Raker dengan Komite I DPD RI, Mendes Abdul Halim Sampaikan Perkembangan Pencairan Dana Desa Per 7 September 2020

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan Menteri Desa...

    Komisi V DPR RI Minta Kemendes Evaluasi Tenaga Pendamping Desa

    Jakarta, desapedia.id - Untuk pertama kalinya, Komisi V DPR RI menggelar Rapat Kerja dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...

    Surabaya, desapedia.id – Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono yang akrab disapa Ibas dengan tegas meminta kepada Pemerintah dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk memastikan penyaluran Dana Desa dapat tepat sasaran. Menurutnya, isu desa fiktif yang mendapat Dana Desa akhir-akhir ini tidak perlu terjadi lagi.

    “Dana Desa yang paling rendah sekitar Rp 600 juta, rata-rata Rp 900 juta, ada juga yang lebih tinggi, mencapai miliaran rupiah, harus bisa digunakan sebaik-baiknya,” kata Ibas, sapaan akrabnya, usai pertemuan Tim Kunjungan Kerja Banggar terkait kebijakan penerimaan, pengalokasian dana transfer ke daerah dan Dana Desa dalam APBN, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Senin (9/12/2019).

    Diharapkan Dana Desa itu bisa dimanfaatkan untuk mengurangi ketimpangan pembangunan antara desa dan kota.

    “Dana Desa  itu bisa digunakan untuk desa wisata, desa kreatif, desa religi, yang bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Kalau percepatan pembangunan itu kembali ke desa, tanpa ada penyalahgunaan, kami yakin pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh, walaupun kontribusinya tak terlalu besar,” ujar Ibas.

    Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak menyebut sudah mengusulkan empat desa di Sidoarjo yang tenggelam karena lumpur untuk dihapus.

    “(Dana Desa) Sudah dihapus dan diusulkan, Kemendagri sekarang juga sudah oke. Jawabannya sedang diproses dalam rapat pembahasan,” ujarnya.

    Empat desa yang hilang akibat terdampak semburan Lumpur Lapindo di Kabupaten Sidoarjo yakni, Desa Reno Kenongo di Kecamatan Porong; Desa Ketapang dan Desa Kedungbendo di Kecamatan Tanggulangin; dan Desa Besuki di Kecamatan Jabon. Gubernur Jatim sudah mengirimkan surat secara resmi usulan penghapusan itu. Pemprov Jatim tinggal menunggu pemerintah pusat untuk hasil keputusannya. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    210,940
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Komite I DPD RI, Senator...

    Jakarta, desapedia.id – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menggelar pemilihan Pimpinan Komite I DPD RI masa sidang periode 2020-2021....

    Marwan Jafar Dorong RUU BUMDes Prioritas Prolegnas

    Jakarta, desapedia.id - Memperkuat keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sangat mendesak di tengah kondisi pandemi Covid-19 maupun prospek ekonomi ke depan. Karena itu,...

    Jokowi Puji Respon Cepat DPD RI

    Jakarta, desapedia.id - Presiden RI Joko Widodo memuji respon cepat DPD RI terhadap sejumlah masalah yang dihadapi daerah. Pujian tersebut disampaikan Jokowi dalam pidato...

    Raker dengan Menko Airlangga di Rumah Dinas Ketua LaNyalla,...

    Jakarta, desapedia.id – Pimpinan Komite I, II, III dan IV di Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) sepakat menyampaikan penolakan terhadap frasa atau...

    DPR Usulkan Rapid Test dan PCR Swab Gratis untuk...

    Sepekan atau dua pekan terakhir, Tim Satgas Penanganan Covid-19 di pusat maupun beberapa daerah tertentu melaporkan terjadi peningkatan kasus orang positif Covid-19 meningkat secara...

    Berita Terkait