32 C
Jakarta
Minggu, 13 September 2020
Beranda Nasional Himbauan Jaksa Agung kepada Para Kejati: Hati-Hati Tangani Kasus...

Himbauan Jaksa Agung kepada Para Kejati: Hati-Hati Tangani Kasus Dana Desa, Jangan Lukai Hati Rakyat

Rekomendasi

Lainnya

    Di Webinar Nasional Unhan, Prof Djo Usulkan Pilkada Melalui Pemilihan oleh DPRD Selama Masa Pandemi

    Jakarta, desapedia.id – Penyelenggaraan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 di 270 wilayah kabupaten/kota dan propinsi tahun ini berada...

    Wakapolri: Penanganan Korupsi Dana Desa Diupayakan Langkah Pencegahan Sejak Awal

    Jakarta, desapedia.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah menetapkan beberapa kebijakan dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi. Salah...

    Ini Penjelasan Kemendes PDTT Soal Gerakan Setengah Miliar Masker Desa

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah merilis Surat Menteri Desa Pembangunan Daerah...

    Jakarta, desapedia.id – Jaksa Agung Republik Indonesia, St. Burhanuddin menghimbau kepada Kepala Kejaksaan Tinggi dan jajarannya di seluruh Indonesia agar dalam penanganan kasus-kasus dugaan korupsi Dana Desa untuk berhati-hati dengan memperhatikan “Mens Rea-nya”.

    Mens Rea mengandung makna sesuatu perbuatan tidak dapat membuat orang menjadi bersalah kecuali bila dilakukan dengan niat jahat.

    Jaksa Agung mengatakan, Kepala Desa merupakan hasil pemilihan langsung masyarakat desa, sehingga jabatan Kepala Desa adalah bentuk penghormatan dan penghagaan dari masyarakat desa. Sementara itu, lanjutnya, banyak Kepala Desa selama ini aktivitasnya sangatlah jauh dari administrasi keuangan negara.

    “Dana desa mengacu pada sistem keuangan negara tetapii mereka Kepala Desa jauh dari sistem administrasi keuangan negara. Mereka butuh pembelajaran, maka Pemda harus berikan pembelajaran. Kalau tidak berikan, Kepala daerah harus bertanggung jawab”, tegasnya.

    Jaksa Agung menambahkan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa adalah yang paling mutakhir. Karena itu Jaksa Agung menghimbau kepada Kepala Kejaksaan Tinggi diseluruh Indonesia untuk memberikan bimbingan dan membina kepala desa dan perangkat desa agar dana desa dapat digunakan untuk sebenar-benarnya untuk kebutuhan rakyat desa.

    “Kejati jangan lukai hati rakyat”, ungkap Jaksa Agung.

    Himbauan Jaksa Agung ini disampaikan saat menjadi Narasumber dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh DPD RI dengan tema “Penegakan Hukum dalam Kerangka Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Percepatan Pembangunan Daerah”. Seminar di selenggarakan pada Senin (24/2) di Kompleks Parlemen, Jakarta. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    214,746
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Dihadapan Komisi II DPR RI, Kemendagri Ungkap Puluhan Ribu...

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dengan Kementerian Dalam Negeri...

    Pemdes Terlalu Sibuk dengan Laporan, Pendamping Desa: Karena Terlalu...

    Purbalingga, desapedia.id – Terlalu banyaknya regulasi telah membuat Pemerintah Desa (Pemdes) menjadi sibuk dengan penyusunan berbagai laporan kegiatan dan program. Sehingga kondisi ini berdampak...

    Transparansi Pemdes dan Partisipasi Warga Desa Menjadi Tolak Ukur

    Jakarta, desapedia.id – Pada medio Agustus 2020 lalu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar pernah menuturkan di desapedia.id...

    KLC Rilis Kertas Kebijakan: Memperkuat Perlindungan Hukum Bagi Pekerja...

    Jakarta, desapedia.id - Melalui Pendiri dan Ketua Koalisi Lawan Corona (KLC), Nukila Evanty mengirimkan rilis kepada desapedia.id berupa kertas kebijakan (policy paper) tentang "Memperkuat...

    Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi: Kualitas Petani di Desa...

    Jakarta, desapedia.id - Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Anwar Sanusi mengakui, kualitas sumber daya manusia (SDM) di desa masih...

    Berita Terkait