33.5 C
Jakarta
Sabtu, 12 Juni 2021
Beranda Daerah Gubernur Jateng Dorong Kades Gunakan Dana Desa untuk Turunkan...

Gubernur Jateng Dorong Kades Gunakan Dana Desa untuk Turunkan Stunting

Rekomendasi

Lainnya

    Luncurkan Integrasi Data Desa dengan e–SAKIP di Sumedang, Mendes: Bisa Dijadikan Contoh Bagi Daerah Lain

    Sumedang, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman antara...

    Jalan-jalan Dapat Hadiah? Yuk, Ikutan Lomba Foto Desa Wisata

    Jakarta, desapedia.id - alan-jalan alias piknik terus dapat hadiah? Pasti mau, dong! Nah, ikuti lomba foto desa wisata yang...

    Fokus Gunakan Dana Desa Untuk Ketahanan Pangan, Desa Ini Melompat Jadi Desa Mandiri

    Jakarta, desapedia.id – Desa Kandar yang terletak di Kecamatan Selaru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku telah memberikan pelajaran...

    Semarang, desapedia.id – Kepala Desa di seluruh daerah Jawa Tengah diminta membantu persoalan penurunan angka stunting. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengoptimalkan Dana Desa.

    Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat mengikuti acara Sosialisasi Inovasi Intervensi Aksi Cegah Stunting di Gedung B Lantai V Pemprov Jateng, Selasa (1/10/2019). Hadir dalam acara ini, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Agus Suprapto, dan Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal Kementerian Desa PDT, Samsul Widodo.

    “Dari acara tadi kita dapat informasi bagus, bahwasanya Dana Desa yang totalnya Rp400 triliun itu dapat digunakan untuk mencegah stunting. Maka saya minta seluruh Kades di Jateng untuk melaksanakan program itu. Anggarkan saja, apa untuk keperluan vitamin, periksa ibu hamil di rumah sakit, membeli ambulans dan sebagainya,” kata Ganjar seperti dilansir dari laman resmi Pemprov Jateng.

    Menurut Ganjar, jika satu desa rata-rata ada 40 problem stunting, maka dengan cara itu dapat mempercepat pengurangan angka stunting di Jateng. Selain menggunakan Dana Desa untuk sarana kesehatan, anggaran itu bisa digunakan untuk perbaikan gizi, kontrol kesehatan dan seterusnya.

    “Intervensi apapun harus dilakukan, tentunya dengan akurasi data agar terukur. Pekerjaan itu sangat bisa dilakukan Kades,” terangnya.

    Ia meminta agar para Kades menganggarkan Dana Desanya untuk program penurunan angka stunting. Jika memang dirasa kurang, maka Kades harus meminta bantuan ke pemerintah tingkat atasnya.

    “Apakah kabupaten, provinsi atau ke pusat. Rangkul pula seluruh lembaga yang ada, apa itu perguruan tinggi, PKK dan lembaga lainnya,” paparnya.

    Dia menilai, audah saatnya isu stunting menjadi perhatian serius. Sebab untuk mewujudkan Indonesia Emas, masalah SDM merupakan ujung tombaknya.

    “Bicara Indonesia Emas itu harus dilakukan saat ini, diantaranya dengan menyiapkan sumber daya manusia yang cerdas, sehat dan terbebas dari stunting,” tutupnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo mengatakan, sampai saat ini angka stunting di Jateng masih cukup tinggi. Rata-rata provinsi, angka stunting Jateng masih 30%.

    “Memang harus diturunkan sampai seminimal mungkin. Kalau target yang disepakati SDGs harus dibawah 20%,” katanya.

    Dirinya juga menyambut baik adanya penggunaan Dana Desa untuk menyelesaikan soal stunting ini. Sebab menurutnya, persoalan stunting memang bukan hanya tanggungjawab kesehatan.

    “Semoga para Kades dapat mengefektifkan Dana Desa dalam menangani masalah kesehatan khususnya stunting,” pungkasnya. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    1,901,490
    Kasus Positif
    Updated on 12 June 2021 - 17:43 WIB 17:43 WIB

    Indeks Berita

    Luncurkan Integrasi Data Desa dengan e–SAKIP di Sumedang, Mendes:...

    Sumedang, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman antara...

    Mendes Ajak Polri Kawal Dana Desa, KPK Tekankan Pengawasan...

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar  bertemu dengan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes...

    Pemdes Cikarageman Dibantu Babinsa Bergotong Royong Bangun Kantor BPD

    Bekasi, desapedia.id - Pemerintah Desa Cikarageman dibantu Babinsa Koramil 06/Setu bergotong royong membangun kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cikarageman, di Desa Cikarageman, Kecamatan Setu,...

    BUMDes di Klaten Ini Sukses Bekerjasama dengan Kalangan Industri

    Klaten, desapedia.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kemudo Makmur di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah cukup menyita perhatian publik lantaran...

    Cegah Penyebaran DBD, Warga Perum GMM di Desa Lubangbuaya...

    Bekasi, desapedia.id - Warga di Perum Graha Mustika Media (GMM), Desa Lubangbuaya, Kecamatan Setu, bergotong royong membersihkan selokan dan melakukan fogging atau pengasapan, Sabtu...

    Berita Terkait