Beranda Daerah Geliat Desa di Bali Bangkitkan Perekonomian Saat Pandemi

Geliat Desa di Bali Bangkitkan Perekonomian Saat Pandemi

Rekomendasi

Lainnya

    Cegah Korupsi Dana Desa 2021, Apdesi dan Kejari Kabupaten Banjar Kalsel Siapkan SIJAKA

    Martapura, desapedia.id – Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2021 sebesar Rp 72...

    Ketua DPR Terima Proposal Calon Daerah Otonomi Baru Kota Panton Labu

    Jakarta, desapedia.id - Tim Komite Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kota Panton Labu telah menyerahkan langsung Proposal CDOB kepada...

    Komite I DPD RI Berharap Kota Batam Bangkit Pasca Dualisme Pengelolaan

     JAKARTA, desapedia.id - Pasca dualisme kewenangan dalam pengelolaan Batam, DPD RI memandang masih banyak setumpuk persoalan yang harus diselesaikan...

    Jakarta, desapedia.id – pada Kamis (23/7) lalu diruang kerjanya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menyebutkan, pondasi perekonomian di Indonesia yang kuat salah satunya ada di desa. salah satu kader terbaik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meyakini dan optimis bahwa sesungguhnya bangkitnya perekonomian di Indonesia akan dimulai dari desa pasca new normal atau tatanan hidup baru bersama covid-19 digalakkan.

    Pernyataan Abdul Halim tersebut merujuk pada salah satu daerah yang desanya terus bertahan ditengah pandemi, yakni di Bali.

    Berdasarkan data yang dimiliki Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), terdapat 577 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan 3 BUMDes bersama (BUMDesma) yang terus bertransaksi saat pandemi Covid–19 ini meluluhlantakan Bali termasuk sektor unggulannya, yaitu pariwisata.

    BUMDes dan BUMDesma di Bali yang terus bertransaksi itu memiliki unit usaha yang  bermacam–macam. Abdul Halim menyebutkan, ada usaha simpan pinjam, pasar desa, perdagangan umum, pengelolaan air, jasa hingga pengelolaan sampah.

    Tidak itu saja, desa-desa di Bali juga telah menjalankan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dan pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa sebagai penopang dalam mempertahankan perekonomiannya.

    Kedua program ini merupakan program pemerintah yang telah diluncurkan sejak April 2020 lalu sebagai upaya mengatasi dampak Covid–19 terhadap kondisi ekonomi warga desa.

    Sejauh ini, PKTD di Bali telah melibatkan sebanyak 9.684 warga dan telah menyalurkan BLT Dana Desa kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 72.743 KPM yang tersebar di 636 desa.

    “Kebijakan pemerintah dan komitmen para kepala desa di bali telah menjadi jalan kebangkitan ekonomi di desa-desa yang ada di Bali,” kata Menteri Desa.

    Untuk itu, agar seluruh desa-desa yang tersebar di 74.953 desa terus mempertahankan keberlanjutan perekonomiannya, pemerintah pusat dengan kebijakannya terus menyalurkan BLT Dana Desa hingga Desember 2020 senilai Rp 300 ribu per KPM setiap bulannya sebagai penopang dalam mempertahankan perekonomian.

    “Kedepan, kita akan bangkit menumbuhkan ekonomi serta SDM berdaya saing tinggi dengan digitalisasi, baik pada BUMDes maupun wisata desa serta konektivitas potensi ekonomi desa lainnya yang tentunya dengan tetap mematuhi adaptasi kebiasaan baru desa,” tandas Abdul Halim.

    Dalam kesempatan yang terpisah, Ketua Forum Perbekel (Kepala Desa) Provinsi Bali, I Gede Pawana kepada desapedia.id pada Sabtu (25/7) ini mengatakan, adaptasi kebiasaan baru atau new normal desa–desa di Bali berjalan cukup baik lantaran adanya kekuatan sinergitas diantara desa adat, desa dinas dan masyarakat desa.

    “Awalnya memang berat kami jalankan. Tetapi ini sudah merupakan jalan keluar untuk membangkitkan ekonomi desa ditengah pelaksanaan adaptasi baru atau new normal. Siap atau tidak siap, ya mau tidak mau kami harus siap. Termasuk kegiatan ekonomi di desa yang harus tetap berjalan. Karena itu kami di Bali berharap regulasi yang mengatur pun harus tegas, mana yang tidak boleh dilaksanakan dan mana yang boleh, bukan hanya untuk kegiatan ekonomi desa tetapi terlebih kami di Bali ada banyak upacara–upacara kegiatan agama”, jelas I Gede Pawana. (Red)

    Belangganan Newsletter

    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    549,508
    Kasus Positif
    Updated on 2 December 2020 - 17:15 WIB 17:15 WIB

    Indeks Berita

    Ini Perkembangan Penggunaan Dana Desa Per 10 November 2020

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar dalam siaran persnya Rabu...

    Gubernur NTB: SDGs Desa Sangat Luar Biasa

    Mataram, desapedia.id – Dalam sosialisasi Permendesa No.13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa 2021 dan Konsultasi Publik RPP BUMDesa di Mataram, Sabtu (7/11),...

    Anggaran Penghasilan Tetap Aparatur Pemdes akan Disunat, Ketua Apdesi...

    Banda Aceh, desapedia.id – Ketua Assosiasi Pemerintah Desa seluruh Indonesia (Apdesi) Provinsi Aceh, Muksalmina Asgara dalam keterangan persnya kepada desapedia.id pada Sabtu (7/11), mengecam...

    Ketua MPR RI Resmikan Desa Wisata Pancasila di Aceh...

    Denpasar, desapedia.id – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Staff Khusus Ketua MPR RI Andi Sinulingga, meresmikan Desa Wisata Pancasila di Desa Ketambe, Kutacane,...

    6 Ribu Desa di Daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal...

    Malang, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi  (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menegaskan jika program internet untuk desa atau digitalisasi desa...

    Berita Terkait