Desapedia

Dua Desa di Wonogiri Belum Cairkan Dana Desa Tahap Pertama

Pendamping Lokal Desa (PLD) Kabupaten Wonogiri, Anjar Rahino. (Dok)

Wonogiri, desapedia.id – Penyerapan Dana Desa tahap pertama tahun 2019 di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, tidak seluruhnya berjalan tepat waktu.

Pendamping Lokal Desa (PLD) Kabupaten Wonogiri, Anjar Rahino, mengatakan, dari 251 desa yang ada di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, tercatat 242 Desa yang mampu menyerap Dana Desa tersebut sesuai dengan jadwal waktu yang ditentukan.

“Yang mengalami kendala hanya sembilan desa. Dua diantaranya terhambat karena ada perlakuan khusus, dan tujuh desa lainnya terkendala dengan penetapan APBDes tahun 2019, karena dengan permendagri 20 tahun 2018 banyak yang harus disesuaikan di masing-masing bidang,” jelas Anjar kepada Desapedia.id, Jum’at (31/5/2019).

Tapi, lanjut Anjar, sampai dengan 29 Mei 2019, tujuh desa tersebut sudah mencairkan Dana Desanya. “Jadi yang sudah terserap yaitu 249 Desa, dan sekarang tinggal dua desa yang belum mencairkan. Pertama Desa Tremes, Kecamatan Sidoharjo. Kedua Desa Selomarto, Kecamatan Giriwoyo,” terangnya.

Dia juga menjelaskan, total anggaran Dana Desa tahun 2019 di Kabupaten Wonogiri mencapai Rp227,393 miliar. Anggaran tersebut disalurkan untuk 251 desa yang tersebar di 25 kecamatan di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Di samping itu, lanjut Anjar, sebanyak 205 desa telah membuat LaporanĀ  Pertanggungjawaban (LPj) Dana Desa dengan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) versi 1.0. “Untuk 46 desa lainnya sedang dalam proses pengerjaan,” terangnya.

Anjar menambahkan, jumlah desa di Kabupaten Wonogiri yang menggunakan aplikasi Siskeudes versi 2.0 pada tahun 2018 baru sekitar 50 desa. “Tahun 2019 ini di harapkan semua desa mampu menggunakan aplikasi Siskeudes versi 2.0 untuk penganggaran maupun penatausahaan,” ucapnya.

Redaksi Desapedia