Desapedia

Dipandu Ganjar Pranowo Sebagai Moderator, Ribuan Kades se Jateng Raker dengan Mendagri, Mendes PDTT dan Kemenkeu Bahas Percepatan Penyaluran Dana Desa

Foto: Driham

Semarang, desapedia.id – Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Kerja (Raker) Percepatan Penyaluran Dana Desa dalam Menopang Ketahanan Sosial Ekonomi Masyarakat di Semarang, Rabu (18/2). Raker ini menghadirkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar dan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti.

Raker yang dihadiri oleh 20 ribu perangkat pemerintah desa dari seluruh wilayah Propinsi Jawa Tengah ini dipandu oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Mendagri Tito Karnavian menjelaskan, dana pemerintah sangatlah penting untuk menjaga stabilitas dan ketahanan ekonomi ditengah ancaman ketidakpastian ekonomi global saat ini lantaran perang dagang AS dengan Tiongkok dan dampak dari virus corona yang belum dapat diketahui kapan akan berakhir.

Karena itu, lanjut Tito, Kementerian dan Lembaga sesuai arahah dari Presiden Joko Widodo diminta untuk segera membelanjakan anggarannya agar ada uang yang beredar di masyarakat.

“Dengan jumlah yang besar, Dana Desa harus segera dilakukan percepatan penyalurannya agar mampu menopang ketahanan sosial ekonomi masyarakat desa ditengah maraknya dampak ekonomi dari virus corona ini”, ujar Tito.

Menurutnya, untuk menunjang percepatan penyaluran Dana Desa tersebut maka pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan penyaluran Dana Desa ditransfer langsung ke rekening desa.

“Transfer Dana Desa langsung ke Rekening Desa agar tidak ada hambatan birokrasi di provinsi dan kabupaten sehingga bisa menggeliatkan pembangunan dan pemberdayaan desa. Dengan transfer langsung konsep pembangunan Pak Jokowi yaitu membangun dari pinggiran dan terpencil dapat terwujud”, tegas mantan Kapolri ini.

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar dalam Raker kali ini menyoroti tentang desain pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) perdesaan yang pembiayaannya bersumber dari Dana Desa.

“Hakikat Indonesia adalah Desa, desa adalah Indonesia. Maka sumber daya manusia perdesaan penting untuk diperkuat”, ujarnya.

Sedangkan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti menekankan agar Dana Desa tahun 2020 yang berjumlah Rp. 72 triliun ini menjadi penggerak ekonomi desa.

Astera Primanto menjelaskan, dengan transfer Dana Desa langsung ke rekening desa, dibutuhkan kesiapan dari Pemerintah Desa, maka ada dua hal yang harus disiapkan dengan matang oleh Pemerintah Desa, yaitu menyiapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dan perencanaan yang baik. (Red)

Redaksi Desapedia