Desapedia

Di Purbalingga, Desa Wisata Semakin Berkembang Berkat Dana Desa

Kolam renang yang sudah di bangun di Desa Kedungjati dengan Dana Desa Rp. 500 juta dan akan dikelola oleh BUMDes,

Jakarta, desapedia.id – Perkembangan desa wisata di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas terus membaik. Dari aspek jumlah pengunjung, jika pada tahun 2018 lalu desa – desa wisata di Kabupaten Purbalingga menduduki peringkat 11 se Provinsi Jawa Tengah, kini di tahun 2019 sudah melonjak naik ke peringkat 3.

Bahkan, salah satu desa wisata di Purbalingga, yaitu Desa Tanalum telah masuk dalam 15 besar lomba desa wisata tingkat nasional yang diadakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Menurut Ketua Forum Pendamping Lokal Desa (PLD) se-Provinsi Jawa Tengah yang juga PLD di Kabupaten Purbalingga, Aris Yudirianto mengungkapkan saat ini di Purbalingga semakin banyak tempat wisata di berbagai desa dengan ciri khas masing – masing.

Aris melanjutkan, di tahun 2019 ini desa yang sudah membangun wisata dari Dana Desa adalah Desa Kedung Jati, Kecamatan Bukateja, Purbalingga sebesar Rp. 500 juta. “Sedang dalam proses finishing”, ujarnya.

Nantinya, ungkap Aris, desa wisata yang pembiayaannya di danai oleh Dana Desa tahun 2019 tersebut di beri nama Cha Geni.

Aris menceritakan, Desa Karangcengis juga telah mengganggarkan Rp. 1 miliar untuk wisata kolam renang dan outbound serta rekreasi lainnya yang rencana pembangunannya akan dimulai tahun 2020.

“Di Desa Karangcengis ini Konsep wisatanya adalah kolam renang anak – anak maupun dewasa kemudian untuk outbound mengambil lokasi di pinggir Sungai Serayu, juga untuk tempat bermain motor – motor trail dan pemancingan alam yang lokasi mancingnya di pinggir kali Serayu ini. Di situ gambaran wisatanya adalah wisata alam dengan rerimbunan pohon – pohon bambu dan pemandangan sekitar Sungai Serayu. Kemudian nanti akan ada deretan gazebo yang akan di buat disana untuk menarik pengunjung”, ujarnya Bangga.  (Red)

Redaksi Desapedia

Tambahkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.