32 C
Jakarta
Minggu, 13 September 2020
Beranda Nasional Dengan Beberapa Catatan Penting, Pegiat Desa Sambut Baik Aplikasi...

Dengan Beberapa Catatan Penting, Pegiat Desa Sambut Baik Aplikasi Desa Lawan Covid–19

Rekomendasi

Lainnya

    Di Webinar Nasional Unhan, Prof Djo Usulkan Pilkada Melalui Pemilihan oleh DPRD Selama Masa Pandemi

    Jakarta, desapedia.id – Penyelenggaraan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 di 270 wilayah kabupaten/kota dan propinsi tahun ini berada...

    Wakapolri: Penanganan Korupsi Dana Desa Diupayakan Langkah Pencegahan Sejak Awal

    Jakarta, desapedia.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah menetapkan beberapa kebijakan dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi. Salah...

    Ini Penjelasan Kemendes PDTT Soal Gerakan Setengah Miliar Masker Desa

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah merilis Surat Menteri Desa Pembangunan Daerah...

    Jakarta, desapedia.id – Melalui dukungan dan bantuan dari Bank Dunia, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah meluncurkan dua aplikasi seluler yang bermanfaat untuk membantu dalam hal pencegahan dan penanganan Covid-19 dan kesehatan masyarakat pada Rabu (13/5) lalu.

    Kedua aplikasi tersebut antara lain aplikasi Desa Melawan COVID-19 dan e-Human Development Worker (e-HDW).

    Pegiat desa menyambut baik peluncuran kedua aplikasi ini dengan memberikan beberapa catatan penting.

    Salah satu pegiat desa yang juga Manajer Riset Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas Fitra), Badi’ul Hadi kepada desapedia.id mengatakan, sesungguhnya ini langkah yang baik dan perlu diapresiasi.

    Hadi menjelaskan, hanya saja tinggal bagaimana sosialisasi aplikasi ini agar dapat di akases oleh masyarakat. “Agar masyarakat juga bisa mengontrol pelaporan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa dan Relawan Desa, terutama masyarakat yang memiliki kerentanan seperti disabilitas”, ujarnya.

    Pegiat desa lainnya yang juga Board of Director Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro), Rohidin Sudarno menyatakan ada potensi masalah atas eHDW ini.

    Pertama, Rohidin melanjutkan penjelasannya, soal sinyal Internet dan spesifikasi Android/HP mengingat banyak daerah belum punya sinyal bagus dan spesifikasi aplikasi.

    “Malah kecenderungannya pengisian manual masih tetap terbuka”, jelas Roi sapaan akrabnya.

    Kedua, Rohidin mengatakan bahwa kapasitas Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM), aparatur pemerintahan desa dan petugas lainnya untuk menginput data masih sangat terbatas.

    “Hal ini disebabkan selain pelatihan yang belum banyak dilakukan, pemahaman mereka tentang gizi juga perlu ditingkatkan”, ungkap Roi.

    Ketiga, menurur Rohidin terkait soal sumber informasi, artinya belum banyak KPM memahami dari mana kira–kira data eHDW ini bisa dikumpulkan, diverifikasi dan diupload. Sedangkan keempat, Rohidin menekankan soal keberlanjutan aplikasi ini.

    “Karena begini ya, ada aplikasi lain yang bersinggungan yakni Village Scorecard. Sebaiknya bisa diintegrasikan”, tambah Rohidin. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    214,746
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Dihadapan Komisi II DPR RI, Kemendagri Ungkap Puluhan Ribu...

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dengan Kementerian Dalam Negeri...

    Pemdes Terlalu Sibuk dengan Laporan, Pendamping Desa: Karena Terlalu...

    Purbalingga, desapedia.id – Terlalu banyaknya regulasi telah membuat Pemerintah Desa (Pemdes) menjadi sibuk dengan penyusunan berbagai laporan kegiatan dan program. Sehingga kondisi ini berdampak...

    Transparansi Pemdes dan Partisipasi Warga Desa Menjadi Tolak Ukur

    Jakarta, desapedia.id – Pada medio Agustus 2020 lalu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar pernah menuturkan di desapedia.id...

    KLC Rilis Kertas Kebijakan: Memperkuat Perlindungan Hukum Bagi Pekerja...

    Jakarta, desapedia.id - Melalui Pendiri dan Ketua Koalisi Lawan Corona (KLC), Nukila Evanty mengirimkan rilis kepada desapedia.id berupa kertas kebijakan (policy paper) tentang "Memperkuat...

    Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi: Kualitas Petani di Desa...

    Jakarta, desapedia.id - Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Anwar Sanusi mengakui, kualitas sumber daya manusia (SDM) di desa masih...

    Berita Terkait