29.5 C
Jakarta
Minggu, 13 September 2020
Beranda Daerah Delapan Desa di Kabupaten Bekasi Ajukan Keberatan Hasil Pilkades

Delapan Desa di Kabupaten Bekasi Ajukan Keberatan Hasil Pilkades

Rekomendasi

Lainnya

    Komite I DPD RI Meminta Kemendes PDTT Sederhanakan Regulasi

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Kerja (Raker) secara virtual dengan...

    Rawan Politik Uang, Pencegahan Korupsi Harus Dimulai dari Pilkades

    Palangkaraya, desapedia.id – Program keuangan desa menjadi yang terbaik diantara 6 rencana aksi strategis nasional pencegahan korupsi. Bukan hanya itu...

    Ini Penjelasan Kemendes PDTT Soal Gerakan Setengah Miliar Masker Desa

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah merilis Surat Menteri Desa Pembangunan Daerah...

    Bekasi, desapedia.id – Penetapan hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 154 Desa di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, pada minggu (26/08/2018) lalu, tak sepenuhnya diterima oleh semua pihak.

    Sebanyak delapan desa yang mengikuti ajang Pilkades tersebut mengajukan nota keberatan atas hasil Pilkades.

    Benny Yusnandar, Kepala Bidang Pemerintahan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, mengungkapkan, saat ini permasalahan tersebut sudah diterima oleh tim penyelesaian sengketa pada Panitia Pilkades Kabupaten Bekasi.

    “Sementara ini ada delapan desa yang mengajukan keberatan secara tertulis kepada kami atas hasil Pilkades serentak,” terang Benny, baru-baru ini.

    Dia menerangkan, sesuai Peraturan Bupati Nomor 5 tahun 2018, Bupati akan menyelesaikan perselisihan dalam jangka 30 hari setelah penyampaian laporan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mengenai calon terpilih kepada bupati. Selanjutnya, bupati akan menugaskan Panitia Pemilihan Kabupaten untuk menyelesaikan perselisihan tersebut.

    “Panitia Pemilihan Kabupaten dalam menyelesaikan perselisihan hasil Pilkades meneliti dokumen Pilkades, serta dapat meminta keterangan dari berbagai pihak. Diantaranya, BPD, panitia pemilihan desa, calon Kades, pihak yang berkeberatan terhadap hasil Pilkades, serta pihak-pihak atau instansi terkait lainnya,” ujar Benny. “Dan keputusan Panitia Pemilihan Kabupaten terhadap perselisihan hasil Pilkades itu bersifat mengikat dan final,” sambungnya.

    Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Yudi Darmansyah meminta Bupati Bekasi, dr. Hj. Neneng Hasanah Yasin dapat menyelesaikan sengketa Pilkades di Kabupaten Bekasi.

    “Ini sudah jelas terkait profesionalisme. Secara nyata kepala daerah mempunyai tanggung jawab moral dan administrasi terhadap pelaksanaan Pilkades ini,” tegas Yudi. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    210,940
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Berbekal Laporan dari Inspektorat Daerah, Polri dan Kejaksaan Tangkap...

    Jakarta, desapedia.id – Korupsi Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja dan Negara (APBN) masih saja terus terjadi...

    Dihadapan Komisi II DPR RI, Kemendagri Ungkap Puluhan Ribu...

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dengan Kementerian Dalam Negeri yang digelar pada Rabu (2/9)...

    Pemdes Terlalu Sibuk dengan Laporan, Pendamping Desa: Karena Terlalu...

    Purbalingga, desapedia.id – Terlalu banyaknya regulasi telah membuat Pemerintah Desa (Pemdes) menjadi sibuk dengan penyusunan berbagai laporan kegiatan dan program. Sehingga kondisi ini berdampak...

    Transparansi Pemdes dan Partisipasi Warga Desa Menjadi Tolak Ukur

    Jakarta, desapedia.id – Pada medio Agustus 2020 lalu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar pernah menuturkan di desapedia.id...

    Puskesmas Setu I Tes Swab 230 Orang dengan Risiko...

    Bekasi, desapedia.id - UPT Puskesmas Setu I melakukan tes swab terhadap 230 orang yang rentan terpapar virus Corona atau Covid-19. Pemeriksaan diprioritaskan terhadap warga...

    Berita Terkait