33.1 C
Jakarta
Sabtu, 12 Juni 2021
Beranda Daerah Dana Desa Telat Cair, Mendes Tanyakan ke Bupati Demak

Dana Desa Telat Cair, Mendes Tanyakan ke Bupati Demak

Rekomendasi

Lainnya

    Luncurkan Integrasi Data Desa dengan e–SAKIP di Sumedang, Mendes: Bisa Dijadikan Contoh Bagi Daerah Lain

    Sumedang, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman antara...

    Jalan-jalan Dapat Hadiah? Yuk, Ikutan Lomba Foto Desa Wisata

    Jakarta, desapedia.id - alan-jalan alias piknik terus dapat hadiah? Pasti mau, dong! Nah, ikuti lomba foto desa wisata yang...

    Fokus Gunakan Dana Desa Untuk Ketahanan Pangan, Desa Ini Melompat Jadi Desa Mandiri

    Jakarta, desapedia.id – Desa Kandar yang terletak di Kecamatan Selaru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku telah memberikan pelajaran...

    Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, mempertanyakan kepada pihak pemerintah kabupaten yang masih terlambat dalam mencairkan dana desa.

    “Pak Jokowi (Presiden RI, Joko Widodo) memerintahkan bahwa dana desa pada bulan Januari sudah harus dicairkan ke masing-masing desa. Kenapa masih ada keterlambatan?” tanya Mendes di Stadion Pancasila, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jum’at (1/6/2018), saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Demak, dalam rangkaian acara Jelajah Desa Ramadhan.

    Dia juga menyayangkan soal keterlambatan pencairan dana desa di Kabupaten Demak. Padahal, menurut Eko, desa-desa yang ada di Kabupaten Demak sudah menggunakan aplikasi sistem keuangan desa (Siskeudes). “Desa hanya tinggal entri, dan report-nya bisa keluar sendiri,” ujarnya.

    Karena itu, Eko menegaskan, dirinya akan melakukan pengecekan langsung ke kepala desa. “Nanti kita lihat berapa angka nominal dana desa yang belum dicairkan. Untuk dana desa tahap pertama dan kedua akan dicairkan secara berbarengan, karena tahap pertama merupakan dana talangan tahap dua,” jelasnya.

    Di samping itu, Mendes juga membahas tentang produk unggulan kawasan pedesaan atau Prukades. “Kenapa belum ada Prukades di kabupaten yang cukup potensial ini,” tanya Mendes menyinggung Kabupaten Demak.

    Meski begitu, Eko menyambut baik janji Bupati Demak, H. M. Natzir yang akan memberikan beberapa produk unggulan Kabupaten Demak, seperti buah-buahan, beras, jagung dan udang.

    “Demak supaya lebih fokus pada produk unggulannya, dan nanti akan diintegrasikan pada kementerian lain, dunia usaha dan perbankan, seperti di daerah lainnya, supaya ada kepastian harga ke masyarakat petani dan nelayan,” terang Eko.

    Selain itu, Eko mengatakan, program Akademi Desa yang juga merupakan program Kemendes akan segera dilaksanakan di desa-desa se-Jawa Tengah. “Saat ini program Akademi Desa baru terbatas modul saja. Kami akan melakukan kerjasama dengan dunia usaha sehingga modul kewirausahaan juga akan masuk sesuai dengan karakter dari desa pada masing-masing kabupaten,” paparnya.

    Dia menambahkan, “Siapapun boleh ikut, bahkan kalau teman teman media mau ikut silahkan, nanti akan dibuatkan sertifikasinya (sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi/BNSP).”

    Terakhir, Eko mengajak untuk mendata desa yang memiliki proyektor agar dapat menerima bantuan parabola. Sebab, Kemendes telah bekerjasama dengan ormas ProJokowi (ProJo) untuk membuat program nonton bareng Piala Dunia di semua pelosok desa.

    “Syukur syukur (nonton bareng Piala Dunia di desa) bisa dapat rekor Muri atau guiness book of record,” harap Eko. (Indah)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    1,894,025
    Kasus Positif
    Updated on 12 June 2021 - 13:36 WIB 13:36 WIB

    Indeks Berita

    Luncurkan Integrasi Data Desa dengan e–SAKIP di Sumedang, Mendes:...

    Sumedang, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman antara...

    Mendes Ajak Polri Kawal Dana Desa, KPK Tekankan Pengawasan...

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar  bertemu dengan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes...

    Pemdes Cikarageman Dibantu Babinsa Bergotong Royong Bangun Kantor BPD

    Bekasi, desapedia.id - Pemerintah Desa Cikarageman dibantu Babinsa Koramil 06/Setu bergotong royong membangun kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cikarageman, di Desa Cikarageman, Kecamatan Setu,...

    BUMDes di Klaten Ini Sukses Bekerjasama dengan Kalangan Industri

    Klaten, desapedia.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kemudo Makmur di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah cukup menyita perhatian publik lantaran...

    Cegah Penyebaran DBD, Warga Perum GMM di Desa Lubangbuaya...

    Bekasi, desapedia.id - Warga di Perum Graha Mustika Media (GMM), Desa Lubangbuaya, Kecamatan Setu, bergotong royong membersihkan selokan dan melakukan fogging atau pengasapan, Sabtu...

    Berita Terkait