28.5 C
Jakarta
Sabtu, 11 Juli 2020
Beranda Daerah Dana Desa Telat Cair, Mendes Tanyakan ke Bupati Demak

Dana Desa Telat Cair, Mendes Tanyakan ke Bupati Demak

Rekomendasi

Lainnya

    Dana Desa Tetap Ada, Tahun 2021 Dianggarkan Rp 72 Triliun  

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjawab keraguan berbagai pihak perihal masa depan...

    Satgas Dana Desa Tegaskan Dana Desa Bukan Milik Kades, tapi Milik Masyarakat

    Jakarta, desapedia.id - Pemerintah desa sejak tahun 2015 lalu telah mengelola anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja...

    UU Nomor 2 tahun 2020 Menghilangkan Kewenangan Lokal Berskala Desa

    Jakarta, desapedia.id – Mantan Wakil Ketua DPD RI yang juga pernah menjadi Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPR RI untuk pembentukan...

    Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, mempertanyakan kepada pihak pemerintah kabupaten yang masih terlambat dalam mencairkan dana desa.

    “Pak Jokowi (Presiden RI, Joko Widodo) memerintahkan bahwa dana desa pada bulan Januari sudah harus dicairkan ke masing-masing desa. Kenapa masih ada keterlambatan?” tanya Mendes di Stadion Pancasila, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jum’at (1/6/2018), saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Demak, dalam rangkaian acara Jelajah Desa Ramadhan.

    Dia juga menyayangkan soal keterlambatan pencairan dana desa di Kabupaten Demak. Padahal, menurut Eko, desa-desa yang ada di Kabupaten Demak sudah menggunakan aplikasi sistem keuangan desa (Siskeudes). “Desa hanya tinggal entri, dan report-nya bisa keluar sendiri,” ujarnya.

    Karena itu, Eko menegaskan, dirinya akan melakukan pengecekan langsung ke kepala desa. “Nanti kita lihat berapa angka nominal dana desa yang belum dicairkan. Untuk dana desa tahap pertama dan kedua akan dicairkan secara berbarengan, karena tahap pertama merupakan dana talangan tahap dua,” jelasnya.

    Di samping itu, Mendes juga membahas tentang produk unggulan kawasan pedesaan atau Prukades. “Kenapa belum ada Prukades di kabupaten yang cukup potensial ini,” tanya Mendes menyinggung Kabupaten Demak.

    Meski begitu, Eko menyambut baik janji Bupati Demak, H. M. Natzir yang akan memberikan beberapa produk unggulan Kabupaten Demak, seperti buah-buahan, beras, jagung dan udang.

    “Demak supaya lebih fokus pada produk unggulannya, dan nanti akan diintegrasikan pada kementerian lain, dunia usaha dan perbankan, seperti di daerah lainnya, supaya ada kepastian harga ke masyarakat petani dan nelayan,” terang Eko.

    Selain itu, Eko mengatakan, program Akademi Desa yang juga merupakan program Kemendes akan segera dilaksanakan di desa-desa se-Jawa Tengah. “Saat ini program Akademi Desa baru terbatas modul saja. Kami akan melakukan kerjasama dengan dunia usaha sehingga modul kewirausahaan juga akan masuk sesuai dengan karakter dari desa pada masing-masing kabupaten,” paparnya.

    Dia menambahkan, “Siapapun boleh ikut, bahkan kalau teman teman media mau ikut silahkan, nanti akan dibuatkan sertifikasinya (sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi/BNSP).”

    Terakhir, Eko mengajak untuk mendata desa yang memiliki proyektor agar dapat menerima bantuan parabola. Sebab, Kemendes telah bekerjasama dengan ormas ProJokowi (ProJo) untuk membuat program nonton bareng Piala Dunia di semua pelosok desa.

    “Syukur syukur (nonton bareng Piala Dunia di desa) bisa dapat rekor Muri atau guiness book of record,” harap Eko. (Indah)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    72,347
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    UU Nomor 2 tahun 2020 Menghilangkan Kewenangan Lokal Berskala...

    Jakarta, desapedia.id – Mantan Wakil Ketua DPD RI yang juga pernah menjadi Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPR RI untuk pembentukan...

    DPD RI dan IPB University Gelar FGD Bahas RUU...

    Bogor, desapedia.id – Panitia Perancang Undang–Undang (PPUU) DPD RI menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Uji Sahih Rancangan Undang-undang Badan Usaha Milik Desa...

    Dukung Kebijakan Pemerintah, Papdesi Minta Semua Pihak Hentikan Perdebatan...

    Jakarta, DESAPEDIA.ID - Perdebatan dan polemik dana desa yang bersumber dari APBN masih saja terus bergulir seiring dengan terbitnya pasal 28 angka 8 di...

    Hindari Antrian dan Kerumunan, Bupati Landak Salurkan BLT Dana...

    Landak, desapedia.id - Bupati Landak Karolin Margret Natasa secara langsung menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada masyarakat Desa Hilir Kantor, Kecamatan...

    Ingin Regulasi Dorong Kemandirian Desa, Mendes PDTT: Masukan dari...

    Yogyakarta, desapedia.id - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar sambangi Universitas Negeri Yogyakarta, Sabtu (27/6/2020). Menteri Desa menghadiri penandatanganan kesepahaman bersama...

    Berita Terkait