35.1 C
Jakarta
Sabtu, 18 September 2021
BerandaDesaDana Desa Jadikan Banyak Desa di Bali Maju Pesat

Dana Desa Jadikan Banyak Desa di Bali Maju Pesat

Rekomendasi

Lainnya

    Bali, desapedia.id – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyebut penyaluran Dana Desa dari APBN di Bali mampu berjalan dengan baik dan efektif.

    “Penyalahgunaan Dana Desa di Bali itu angkanya nol, artinya tidak ada yang tersangkut hukum akibat penyalahgunaan Dana Desa,” tukas Dewa Indra ketika menjadi narasumber dalam sebuah talkshow, di Kuta, Bali, Kamis (28/3) malam.

    Dewa Indra melanjutkan, pengawasan dan sinergi yang baik dari jajaran desa beserta kejaksaan, kepolisian dan stakeholder lainnya membuat pengelolaan Dana Desa transparan dan terjaga.

    “Kalaupun ada, itu lebih kepada mal-administrasi yang saya kira cukup wajar karena kita maklumi perangkat desa bukan diangkat dengan kualifikasi tinggi, jadi perlu arahan dan pendampingan lebih lanjut,” tuturnya dalam keterangan pers tertulis Kementerian Dalam Negeri.

    Lebih lanjut, mantan kepala BPBD Bali ini juga menekankan pentingnya peran provinsi dan pemkab dalam memberikan suasana nyaman pada pengembangan desa. “Begitupun dengan arahan yang baik, sehingga Dana Desa bisa terserap. Di Bali, tingkat serapan dananya 100 persen. Jadi banyak desa di Bali yang maju pesat sekarang,” paparnya.

    Tak ketinggalan, Dewa Indra juga menyampaikan perihal eksistensi Desa Adat di Bali yang punya peranan tak kalah penting untuk adat budaya di Bali. “Aspirasinya, agar keberadaan desa adat juga dapat stimulan Dana Desa seperti halnya desa dinas,” ujarnya.

    Di kesempatan yang sama, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan penyaluran Dana Desa di Indonesia kini menjadi perhatian dunia internasional seperti contohnya lembaga World Bank.

    “Kenapa? Karena di Indonesia satu-satunya yang punya program ini. Bahkan Malaysia pun belajar dari kita. Pembangunan infrastruktur luar biasa dan pertama kali dalam sejarah, tingkat pengentasan kemiskinan di desa lebih bagus di desa dibandingkan di kota,” papar Eko.

    Menurut Eko, Dana Desa merupakan sebuah stimulan untuk kemajuan desa dan bukan merupakan modal utama pembangunan desa.

    “Contohnya di Bali ada desa Kutuh di Kabupaten Badung yang punya aset miliaran karena mampu memanfaatkan Dana Desa secara efektif terutama untuk mendukung pariwisata. Bali adalah contoh baik, dan banyak desa yang harus belajar ke Bali,” katanya.

    Ditambah lagi, hanya kurang dari 1 persen desa yang bermasalah dari 70 ribuan desa di seluruh Indonesia. “Persentasenya kecil sekali dibanding yang berhasil dan terserap maksimal,” tambahnya.

    Masih dalam kesempatan tersebut, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Jan S Maringka mengingatkan untuk bersama menjaga transparansi pengelolaan Dana Desa sekaligus memberikan pengarahan.

    “Sekarang yang penting pencegahan, bukan berapa yang diproses hukum, kalau bisa tidak ada yang diproses itu yang jadi tujuan, kejaksaan punya program Jaga Desa dan Jaksa Menyapa untuk itu,” tegas Maringka. “Ini adalah bagian dari komitmen nawacita pembangunan desa dan daerah pinggiran,” sambungnya. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    4,185,144
    Kasus Positif
    Updated on 18 September 2021 - 15:19 WIB 15:19 WIB

    Indeks Berita

    Dihadiri Ketua DPD RI Saat Launching di Pesawaran, Apa...

    Pesawaran, desapedia.id – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menegaskan pentingnya membangun desa untuk mendorong pemerataan pembangunan yang...

    Berita Terkait