Desapedia

Camat Sukatani Pantau Realisasi Dana Desa Tahap I di Desa Sukarukun dan Suka Asih

Camat Sukatani, Bennie Y Iskandar beserta jajarannya memantau langsung realisasi Dana Desa tahap I di Desa Sukarukun dan Suka Asih. (Dok)

Bekasi, desapedia.id – Dana Desa tahap I untuk tujuh desa di wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sudah terserap dan terealisasi untuk pembangunan infrastruktur.

Untuk memastikan kelengkapan administrasi dan pembangunan fisiknya, Pemerintah Kecamatan Sukatani dijadwalkan akan turun langsung ke lapangan.

Di hari pertama, Kamis (18/7/2019), Camat Sukatani, Bennie Y Iskandar, beserta jajarannya memantau langsung ke Desa Sukarukun dan Suka Asih.

“Tugas kami melakukan monitoring dan evaluasi terhadap anggaran yang diterima oleh desa, dan ini kami laksanakan sebagaimana mestinya,” kata Bennie.

Dia menjelaskan, Dana Desa tahap I untuk Desa Sukarukun dan Suka Asih dipergunakan untuk membangun jalan desa. “Alhamdulillah saya lihat hasil pembangunan infrastruktur dari Dana Desa tahap I di dua desa ini sudah baik,” kata Bennie.

Pembangunan jalan desa ini, lanjutnya, sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat. Pembangunan infrastruktur tersebut akan membantu peningkatan produktivitas dan mempermudah akses pertanian, yang kemudian berdampak pada penurunan biaya produksi hingga distribusi.

“Dengan pembangunan jalan lingkungan (desa) ini akan mempermudah akses masyarakat. Apalagi di sini banyak petani bayam dan kangkung, yang tentunya akan berdampak positif terhadap aktivitas ekonomi mereka,” ucap Bennie.

Dia juga menjelaskan, saat ini penggunaan Dana Desa di Kecamatan Sukatani masih difokuskan untuk pembangunan infrastruktur. Meski begitu, pemberdayaan ekonomi masyarakat juga akan tetap dilakukan. “Sudah dimulai dengan pembentukan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) dan Bank Sampah,” terangnya.

Di samping itu, Bennie berpesan kepada seluruh kepala desa di Kecamatan Sukatani agar menggunakan Dana Desa sesuai dengan aturan. “Apa yang sudah direncanakan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya, baik itu untuk infrastruktur maupun pemberdayaan. Tidak boleh main-main dengan anggaran,” tegasnya.

Sementara itu, Kapala Desa Sukarukun, Karnada, menyambut baik dengan monitoring dan evaluasi yang dilakukan pihak kecamatan.

“Memang seperti ini seharusnya. Karena biar tahu kerja pemerintah desa, dan jangan sampai ada bahasa pencairan diserap, tapi gak ada fisiknya,” kata Karnada. “Alhamdulillah, Pak Camat sudah mengontrol seperti ini, jadi lebih bagus dan sistem kerjanya bisa lebih mantap lagi,” sambungnya.

Karnada menjelaskan, Dana Desa tahap I atau 20 persen dari total keseluruhan Dana Desa yang dianggarkan untuk Desa Sukarukun, telah terealisasi untuk membangun dua titik jalan desa.

“Kami saat ini masih fokus infrastruktur dulu, karena kebanyakan mata pencaharian masyarakat di sini sebagai petani,” katanya. “Sebelum jalannya dibangun, masyarakat susah kalau membawa hasil panennya. Bahkan kalau musim hujan tidak bisa dilewatin kendaraan bermotor. Alhamdulillah, sekarang sudah bagus.”

Hal senada juga diungkapkan Kades Suka Asih, Nadih. “Monitoring dan evaluasi yang dilakukan pihak kecamatan sangat bagus. Tentunya dengan itu pembangunan tidak ada yang fiktif,” ujar Nadih.

Dia juga menjelaskan, realisasi Dana Desa tahap I atau 20 persen dari total keseluruhan Dana Desa yang dianggarkan untuk Desa Suka Asih dipergunakan untuk membangun dua titik jalan desa.

“Kami masih memprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur,” terang Nadih. (Red)

Redaksi Desapedia