31.9 C
Jakarta
Selasa, 11 Agustus 2020
Beranda Nasional Bekasi dan Depok Ingin Gabung Jakarta, Senator: Ide yang...

Bekasi dan Depok Ingin Gabung Jakarta, Senator: Ide yang Menarik

Rekomendasi

Lainnya

    Mendagri Tito Karnavian Keluarkan Surat Penundaan Pilkades Serentak

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mengeluarkan Surat Perihal Penundaan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)...

    Ini Penjelasan Kemendes PDTT Soal Gerakan Setengah Miliar Masker Desa

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah merilis Surat Menteri Desa Pembangunan Daerah...

    Awal Agustus, Penyaluran BLT Dana Desa Capai Rp 12,97 Triliun

    Jakarta, desapedia.id – Terhitung sejak tanggal 2 Agustus tahun 2020, total Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang telah...

    Jakarta, desapedia.id – Wacana pembentukan daerah otonom baru baru (DOB) bernama Provinsi Bogor Raya semakin senter terdengar. Bahkan kajiannya sudah mulai dilaksanakan dan akan tuntas pada akhir tahun ini. Setidaknya terdapat 10 kabupaten/kota yang digagas akan menjadi bagian dari rencana provinsi baru ini. Dua diantaranya adalah Kota Bekasi dan Kota Depok. Namun, jika provinsi baru ini benar terwujud, kedua kepala daerah di kota ini lebih memilih bergabung dengan Provinsi DKI Jakarta.

    Anggota DPD RI DKI Jakarta Fahira Idris mengungkapkan, keinginan Bekasi dan Depok ingin bergabung dengan Provinsi Jakarta merupakan ide yang menarik dan perlu dijajaki. Jika ke depan niat ini terealisasi dan direstui Pemerintah Pusat dipastikan akan ada akselerasi yang baik tidak hanya bagi Jakarta, tetapi juga bagi Depok dan Bekasi terutama dari sisi transportasi, permukiman, pendidikan, dan pelayanan publik, tata kota dan bidang lainnya.

    “Dari sisi ekonomi, saya yakin akan tumbuh sentra-sentra ekonomi baru yang tentu muaranya membuat kehidupan rakyat menjadi lebih baik. Niat Bekasi dan Depok ingin berbagung ke Jakarta ini patut dipertimbangan Pemerintah Pusat,” ujar Fahira Idris dalam keterangan tertulis yang diterima Desapedia.id, di Jakarta, Rabu (21/8).

    Terkait wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya, Fahira menyambut baik selama niatnya untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dan meningkatkan pelayanan publik. Walau saat ini pemerintah masih memberlakukan moratorium pembentukan DOB, tetapi wacana, kajian, bahkan persiapan terkait DOB tidak menjadi masalah untuk dilakukan.

    Menurut Fahira, pembentukan DOB dalam sebuah negara yang menganut sistem desentralisasi adalah sebuah keniscayaan karena menjadi salah satu strategi untuk mengoptimalkan pelayanan publik dan mempercepat kesejahteraan rakyat. Walau memang dalam penerapannya harus dilakukan secara proporsional agar DOB benar-benar bermuara kepada kesejahteraan rakyat bukan sebagai ajang mendapat kekuasaan.

    “Dari sekian banyak usulan DOB, saya rasa usulan Provinsi Bogor Raya patut dipertimbangkan oleh Pemerintah Pusat jika nanti moratorium dicabut. Niat Bekasi dan Depok yang ingin bergabung ke Jakarta jika Provinsi Bogor Raya ini terealisasi juga patut menjadi perhatian,” ujar Wakil Ketua Komite I DPD RI yang membidangi persoalan pembentukan, pemekaran dan penggabungan daerah ini.

    Sebagai informasi, wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya kembali mencuat setelah sempat dilontarkan pada 2012 lalu. Wacana ini kembali digagas oleh Wali Kota Bogor Bima Arya. Jika wacana itu terwujud, setidaknya 10 kota/kabupaten yang kemungkinan bisa masuk yakni Kabupaten Bogor, Bogor Barat, Bogor Timur, Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Cianjur, Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    127,083
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Ini Penjelasan Kemendes PDTT Soal Gerakan Setengah Miliar Masker...

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah merilis Surat Menteri Desa Pembangunan Daerah...

    SE Mendes PDTT Nomor 15 Tahun 2020 tentang Padat...

    SURAT EDARAN Nomor 15 TAHUN 2020

    Kemendagri Siap Edarkan 74 Ribu Buku Saku Desa Tangguh...

    Jakarta, desapedia.id - Para akademisi Universitas Indonesia (UI) berkolaborasi menghasilkan sebuah buku berjudul “Buku Saku Desa Tangguh Bencana Lawan COVID-19”. Peluncuran dan pembedahan buku dilakukan...

    Mendes PDTT dan Mendagri Siap Dukung PKK Sosialisasi Penggunaan...

    Jakarta, desapedia.id - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menerima kunjungan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Ketua...

    Awal Agustus, Penyaluran BLT Dana Desa Capai Rp 12,97...

    Jakarta, desapedia.id – Terhitung sejak tanggal 2 Agustus tahun 2020, total Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang telah tersalur kepada Keluarga Penerima Manfaat...

    Berita Terkait