32.2 C
Jakarta
Minggu, 17 Mei 2020
Beranda Daerah Apdesi Kabupaten Nias: Tak Ada Paksaan untuk Bimtek Aparatur...

Apdesi Kabupaten Nias: Tak Ada Paksaan untuk Bimtek Aparatur Pemerintah Desa

Rekomendasi

Lainnya

    Di Tengah Pandemi, Bumdesma di Buton Utara Ekspor Kopra Putih ke China

    Jakarta, desapedia.id – Di tengah kesulitan kargo yang tertunda berkali-kali, Buton Utara, Sulawesi Tenggara, mengekspor kopra putih pada Minggu...

    Korupsi Dana Desa oleh Kades Semakin Masif

    Jakarta, desapedia.id - Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 telah mengamanatkan Dana Desa dianggarkan sebesar 10 persen dari Anggaran Pendapatan...

    Ini Loh Rincian Dana Desa Menurut Kabupaten dan Kota Tahun 2020

    Jakarta, desapedia.id - Pemerintah pusat telah mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp72 triliun pada tahun 2020. Dana Desa tersebut akan...

    Gido, desapedia.id – Aparatur pemerintah desa di Kabupaten Nias hampir setiap tahunnya melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) ke luar daerah.

    Menanggapi kegiatan yang biasanya diikuti kepala desa dan perangkatnya tersebut, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Nias, Sabayuti Gulo, mengatakan, tidak ada paksaan bagi pemerintah desa untuk ikut serta dalam kegiatan Bimtek.

    “Bimtek itu bukan paksaan. Jadi wajib atau tidak wajibnya untuk ikut serta dalam Bimtek tergantung perencanaan APBdes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) masing-masing,” kata Sabayuti kepada Desapedia.id, Kamis (30/5/2019).

    Menurut Sabayuti, jika pemerintah desa memandang perlu mengikuti Bimtek, tentunya harus dianggarkan dan disesuaikan dengan kebutuhan.

    “Misalnya di desa bersangkutan ada pejabat yang baru diangkat, maka perlu diberikan pengenalan dan pemahaman atas tugas pokok dan fungsinya melalui Bimtek,” ujarnya.

    Meski demikian, dia menilai, Bimtek memang penting untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan dalam pengolahan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD). Tapi, jika materinya sama saja setiap tahun dan hanya diikuti aparatur desa yang sama juga, maka hal itu hanya membebani APBdes saja.

    “Karena itu saya mengimbau kepada seluruh teman-teman kepala desa agar lebih mempertimbangkan perioritas penggunaan Dana Desa sebagaimana untuk tahun 2019 ini telah diatur dalam Permendesa 16 tahun 2018,” ucapnya.

    Kendati begitu, Sabayuti tidak mempermasalahkan jika memang ada pemerintah desa yang sudah terlanjur mengalokasikan anggaran Bimtek pada tahun ini. “Itu tidak masalah, tapi boleh juga ditunda sehingga menjadi Silpa (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) untuk tahun anggaran berikutnya,” papar Sabayuti yang saat ini lolos sebagai anggota DPRD Kabupaten Nias periode 2019-2024.

    “Sekali lagi saya tegaskan tidak menjadi beban dan paksaan bagi setiap desa untuk mengikuti Bimtek di luar daerah,” sambungnya.

    Dia juga mengungkapkan, ada banyak lembaga swasta yang menawarkan undangan Bimtek kepada pemerintah desa, tapi sayangnya lembaga-lembaga itu belum tentu kredibel dan benar-benar fokus pada peningkatan kapasitas aparatur desa.

    “Jangan-jangan mereka orientasinya hanya bisnis, ini guyon (bercanda) lho, jangan dibenarkan nanti dibilang fitnah,” tutup Sabayuti tersenyum santai. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    17,025
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Ketua Papdesi Sulut: 50 Persen Desa di Sulut Sudah...

    Jakarta, desapedia.id - Ketua DPD Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Provinsi Sulawesi Utara, Badriyah dalam wawancaranya dengan...

    Profesor Riset LIPI Bicara Dampak Positif dan Negatif Covid–19...

    Jakarta, desapedia.id – Profesor Riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr. R. Siti Zuhro, mengemukakan bahwa dampak Covid–19 terhadap pemerintahan desa juga sangat jelas,...

    Lawan Covid-19 di DKI Jakarta, KPN Lakukan Aksi Penyemprotan...

    Jakarta, desapedia.id - Relawan Jokowi yang tergabung dalam Komite Penggerak Nawacita ( KPN), Rabu (22/4) menggelar aksi penyemprotan disinfektan di kawasan pemukiman Semper Barat,...

    Lotus Kita Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Covid 19...

    Jakarta, desapedia.id – Jelang memasuki Ramadhan 1441 H, Yayasan Lotus Kita menyalurkan 300 paket Sembako kepada warga terdampak secara ekonomi di masa pandemi Covid...

    Perbup Belum Ada, Penggunaan Dana Desa untuk Covid-19 Terkendala

    Jakarta, desapedia.id - Pemerintah Pusat sudah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk penanggulangan Covid-19 di desa-desa. Berbagai kebijakan itu terdiri dari Peraturan Menteri Desa PDTT nomor...

    Berita Terkait