26.9 C
Jakarta
Jumat, 15 Oktober 2021
BerandaDesaApdesi Aceh Minta Pendamping Desa Dievaluasi

Apdesi Aceh Minta Pendamping Desa Dievaluasi

Rekomendasi

Lainnya

    Banda Aceh, desapedia.id – Ketua DPD Apdesi Provinsi Aceh Muksalmina Asgara meminta kepada pemerintah untuk mengevaluasi keberadaan tenaga pendamping desa.

    Menurut Muksal, jumlah tenaga pendamping desa sebaiknya dikurangi jumlahnya seiring dengan perkembangan desa yang semakin mandiri.

    “Namun harus ditingkatkan kualitasnya, sehingga kehadiran teman-teman pendamping [desa] itu benar-benar bisa memastikan tercapainya kemandirian desa yg terbangun secara internal, bukan hanya  mengesankan seolah-olah desa sudah mampu mengurus semua keperluan dan kebutuhannya,” ujar Muksal kepada Desapedia.id, Minggu (23/6/2019).

    Di sisi lain, Muksal meminta agar pemerintah memprioritaskan putra daerah menjadi tenaga pendamping desa. Sebab, dia melihat adanya dinamika di lapangan ternyata pendamping desa hanya melaksanakan tugas untuk menggugurkan kewajiban administratif saja, dan mereka sering tidak berada di tempat atau di wilayah kerjanya.

    “Hal ini turut memberikan dampak yang kurang produktif dan terkesan kurangnya tanggungjawab moral,” ucap Muksal. “Di beberapa kabupaten di Aceh, seperti Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh Utara hal ini menjadi suatu kendala dan tantangan tambahan bagi pemerintah gampong (desa), bahkan pemerintah kabupaten juga merasa kewalahan.”

    Karena itu, Muksal berharap kepada kementerian terkait untuk melaksanakan evaluasi kualitatif terhadap kehadiran pendamping desa. “Jika keberadaan pendamping desa yang sudah berjalan 5 tahun tapi keberadaannya tidak terlalu signifikan dalam mendorong kemandirian desa, maka sebaiknya dikurangi atau ditiadakan. Apalagi kesannya hanya untuk menampung tenaga kerja, namun semakin memunculkan keruwetan di desa,” tegas Muksal.

    Dia menilai, seharusnya keberadaan pendamping desa membuat pemerintah desa semakin paham hak dan kewenangannya, bukan justru malah sebaliknya.

    “Bahkan, saya melihat intervensi untuk desa di Aceh (beberapa kabupaten/kota) semakin nyata  khususnya dalam penyusunan dokumen perencanaan tahunan dan implementasi APBDes oleh pihak yang seharusnya memberikan fasilitasi, pendampingan,  perlindungan, dan pengawasan,” ungkap Muksal. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    4,232,099
    Kasus Positif
    Updated on 15 October 2021 - 02:12 WIB 02:12 WIB

    Indeks Berita

    Hipnosis, Mengubah Paradigma Kehamilan dan Persalinan yang Sulit dan...

    Desapedia.id - Proses kehamilan dan persalinan bukanlah hal yang sulit, sakit dan menakutkan. Untuk menyamakan persepsi tersebut, Rimata Training...

    Berita Terkait