26.9 C
Jakarta
Jumat, 15 Oktober 2021
BerandaDesaAngka Serapan Dana Desa Tinggi, Jokowi Apresiasi Peran Pendamping...

Angka Serapan Dana Desa Tinggi, Jokowi Apresiasi Peran Pendamping Desa

Rekomendasi

Lainnya

    Surabaya, desapedia.id – Presiden Joko Widodo mengapresiasi realisasi penggunaan Dana Desa di Provinsi Jawa Timur yang mencapai angka 99,6 persen di tahun 2018. Menurutnya, hal ini bisa tercapai karena kerja keras dan militansi seluruh pihak terkait utamanya para pendamping desa.

    Hal tersebut diungkapkan Jokowi saat menghadiri acara Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 di Provinsi Jawa Timur. Acara ini dihelat di DBL Arena, Kota Surabaya, Sabtu, 2 Februari 2019.

    “Saya melihat dibanding provinsi-provinsi lain, di Jawa Timur ini pendamping desa begitu militan untuk desanya masing-masing. Tadi saya dibisiki oleh Pak Menteri Desa, realisasi di 2018 berapa persen, Pak Menteri? 99 persen. Sangat-sangat tinggi sekali,” ujar Jokowi dalam keterangan tertulis yang diterima desapedia.id.

    Dalam empat tahun pelaksanaan Dana Desa, Provinsi Jawa Timur telah mendapatkan Rp19 triliun. Jokowi berpesan agar uang sebesar itu tidak kembali ke kota atau bahkan kembali ke Jakarta. “Usahakan agar uang-uang itu berputar terus dari desa ke desa,” lanjutnya.

    Dia menjelaskan, dengan perputaran uang yang semakin banyak di desa, maka kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat. “Teorinya adalah semakin uang beredar di desa-desa, kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat. Itu teori ekonomi yang tidak bisa diutak-atik lagi,” ungkapnya.

    Kembangkan Potensi Desa

    Pada kesempatan ini, Kepala Negara memaparkan beberapa capaian Dana Desa selama empat tahun. Sejak digulirkan pada tahun 2015, sejumlah Rp187 triliun telah digelontorkan pemerintah ke desa melalui program Dana Desa ini. “Kita lihat dari Rp187 triliun sampai akhir 2018 telah dibangun 191.000 kilometer jalan desa, panjang sekali,” jelasnya.

    Dari Dana Desa juga telah dibangun sebanyak 24.000 Posyandu, 50.000 PAUD, dan 8.900 pasar desa yang tersebar di seluruh Tanah Air. Selain itu, sejumlah infrastruktur lain seperti irigasi, embung, air bersih, hingga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dibangun juga merupakan buah dari program Dana Desa ini.

    “Artinya ini sebuah pekerjaan besar yang banyak selesai. Tetapi memang sering ketutup karena pembangunan jalan tol, airport dan pelabuhan besar. Padahal ini lebih fundamental menurut saya,” katanya.

    Untuk ke depannya, selain untuk pembangunan infrastruktur, Jokowi berharap Dana Desa ini penggunaannya digeser ke pemberdayaan ekonomi dan inovasi-inovasi desa. Misalnya, pengembangan desa yang memiliki potensi wisata yang baik.

    Jokowi memberikan contoh Desa Umbul Ponggok di Jawa Tengah. Menurutnya, setelah digarap dengan baik, kini desa tersebut bisa menghasilkan pendapatan hingga Rp14 miliar per tahun dari sektor wisata.

    “Daerah yang lain juga bisa mengerjakan ini dengan pola yang sama tapi mungkin produknya berbeda. Kenapa tidak. Sekali lagi potensi kekuatan desa sekarang ini menjadi sebuah fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi di Tanah Air kita,” ujarnya. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    4,232,099
    Kasus Positif
    Updated on 15 October 2021 - 02:12 WIB 02:12 WIB

    Indeks Berita

    Hipnosis, Mengubah Paradigma Kehamilan dan Persalinan yang Sulit dan...

    Desapedia.id - Proses kehamilan dan persalinan bukanlah hal yang sulit, sakit dan menakutkan. Untuk menyamakan persepsi tersebut, Rimata Training...

    Berita Terkait