Desapedia

Almisbat: Revolusi Mental Semakin Mengakar di Masyarakat

Presiden Jokowi (Ist)

Jakarta, desapedia.id – Indonesia menduduki posisi pertama sebagai negara paling dermawan di dunia berdasarkan survey dan riset yang dilakukan oleh CAF (Charities Aid Foundation), sebuah organisasi non-profit asal Britania Raya yang bergerak di bidang amal. Survey dan riset yang diberi judul ‘CAF: World Giving Index 2018’ ini dilakukan oleh Gallup, perusahaan survey dan riset terkemuka asal Amerika Serikat.

Tentu saja ini merupakan kabar baik bagi Indonesia. Atas pencapaian prestasi Indonesia ini, Ketua Dewan Pimpinan Nasional Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (DPN Almisbat), Iwan Sulaiman Soelasno, menyatakan, dengan ditetapkannya Indonesia sebagai negara paling dermawan di dunia menunjukan bahwa gerakan revolusi mental telah semakin mengakar di masyarakat.

Menurutnya, revolusi mental itu, sebagaimana yang Presiden Jokowi pernah kemukakan diawal masa jabatan, adalah masyarakat Indonesia mengerti tentang karakter orisinal bangsa. Iwan menambahkan sikap dermawan itu merupakan bagian dari sikap dan karakter orisinal bangsa kita.

“Revolusi mental sepertinya terus menjalani proses dengan baik di pola pikir masyarakat kita. Ditahun keempat pemerintahan Jokowi revolusi mental sudah mengakar,” tegas Iwan dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (05/11/2018).

Untuk terus menjadi negara paling dermawan di dunia, Iwan mengusulkan agar gerakan revolusi mental semakin diperkuat di masyarakat.

“Pemerintah harus melakukan pekerjaan-pekerjaan sosial melalui pendekatan mezo, yaitu dalam skala menengah yang melibatkan lingkungan, lembaga atau kelompok-kelompok kecil lainnya. Intervensi di ranah mezo fokus untuk mengubah pola pikir kelompok atau organisasi itu sendiri terhadap revolusi mental,” ujar Iwan (Red)

Redaksi Desapedia